RADARBANYUWANGI.ID – Ribuan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Banyuwangi mulai bersiap menuju Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah menyusun jadwal pemberangkatan jemaah haji tahun 2026 secara bertahap sesuai kelompok terbang (kloter). Namun, jadwal keberangkatan Kloter 83 dipastikan masih berpotensi mengalami perubahan.
Perubahan tersebut hanya terkait jam keberangkatan dari Banyuwangi menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya dan bukan perubahan jadwal keberangkatan ke Arab Saudi.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenhaj Banyuwangi, Imam Mustakim, mengatakan penyesuaian jadwal kemungkinan dilakukan agar jemaah tidak terlalu lama menunggu di asrama haji.
“Untuk Kloter 83 kemungkinan besar akan berubah karena mengikuti jadwal yang sudah ada agar jemaah tidak menunggu terlalu lama. Surat dari provinsi juga belum ada jawaban, sehingga ada kemungkinan perubahan pada jam keberangkatan saja, dengan selisih sekitar lima jam dari Kloter 82,” ujarnya.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi antara Kemenhaj, Pemkab Banyuwangi, dan Tim Pemberangkatan Jemaah Haji, pemberangkatan CJH Banyuwangi tahun ini dibagi dalam beberapa kloter.
Kloter 71 yang berjumlah delapan jemaah dijadwalkan berangkat lebih awal pada Jumat (8/5) pukul 22.00 WIB dengan titik keberangkatan dari KBIHU Ummul Quro.
Sementara itu, Kloter 82 akan diberangkatkan pada Selasa pagi (12/5) pukul 07.00 WIB dari depan Kantor Bupati Banyuwangi. Pelepasan kloter tersebut rencananya dilakukan langsung oleh Bupati Banyuwangi.
Selanjutnya, Kloter 83 dijadwalkan berangkat pukul 09.00 WIB dari lokasi yang sama. Sedangkan Kloter 84 dan 85 akan diberangkatkan pada hari yang sama pukul 21.00 WIB.
Imam Mustakim menjelaskan seluruh teknis keberangkatan telah diatur panitia, termasuk pembagian jumlah jemaah dalam satu bus hingga titik penjemputan.
Karena itu, pihaknya meminta seluruh ketua Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta ketua kloter aktif berkoordinasi dengan panitia pemberangkatan agar proses berjalan lancar.
“Kami harap seluruh pihak terus berkoordinasi agar proses pemberangkatan berjalan lancar dan para jemaah bisa berangkat dengan aman serta nyaman,” katanya.
Selain jadwal keberangkatan, jumlah CJH Banyuwangi tahun ini juga mengalami penambahan. Awalnya tercatat sebanyak 1.310 jemaah, kini bertambah menjadi 1.312 jemaah.
Dua jemaah tambahan tersebut nantinya akan dimasukkan ke dalam Kloter 84.
Pemberangkatan haji tahun ini menjadi momentum penting bagi ribuan warga Banyuwangi yang telah menunggu antrean bertahun-tahun untuk menunaikan rukun Islam kelima.
Pemerintah daerah bersama panitia haji juga memastikan seluruh proses pemberangkatan dipersiapkan secara matang mulai transportasi, pendampingan, hingga pelayanan kesehatan jemaah.
Di sisi lain, potensi perubahan jadwal Kloter 83 menjadi perhatian khusus karena berkaitan dengan kenyamanan jemaah selama proses transit menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
Panitia memastikan informasi resmi terkait perubahan jadwal akan segera disampaikan kepada seluruh jemaah dan pendamping kloter apabila sudah ada keputusan dari pemerintah provinsi. (ray/aif)
Editor : Ali Sodiqin