RADARBANYUWANGI.ID - CJH kloter 44 menerima pembagian kartu nusuk di lobi Hotel Daar Al Eiman, Madinah, Senin (19/5).
Kartu ini merupakan identitas penting yang wajib dimiliki oleh seluruh jemaah selama berada di Tanah Suci Makkah.
Ketua Kloter 44 Abdul Wahid menjelaskan pentingnya kartu nusuk tersebut.
”Kartu ini sangat penting dan wajib dimiliki oleh setiap jemaah. Oleh karena itu, kami meminta agar jemaah tetap berada di hotel dan tidak bepergian sebelum menerima kartu nusuk,” pesannya.
Proses pembagian kartu nusuk dilakukan secara bertahap dan belum menjangkau seluruh jemaah pada hari pertama.
”Koordinasi terus dilakukan oleh panitia kloter untuk memastikan semua jemaah menerima kartu sesuai jadwal,” kata Abdul Wahid.
Ketua Kafilah KBIHU Sabilillah Sudarsono menyampaikan rasa syukurnya atas kelancaran proses pembagian kartu nusuk.
”Alhamdulillah, pembagian kartu berjalan lancar. Kami bersyukur jemaah dapat menerima kartu ini yang sangat penting untuk kelancaran ibadah ke depan,” ujarnya.
Sudarsono menjelaskan, kartu ini dibagikan secara resmi oleh otoritas Pemerintah Arab Saudi dan berfungsi sebagai identitas digital sekaligus alat kontrol selama pelaksanaan ibadah haji.
Menurut informasi yang dihimpun dari petugas kloter, kartu nusuk memuat sejumlah data penting.
Antara lain identitas jemaah, kode QR yang digunakan untuk proses verifikasi cepat oleh petugas Arab Saudi di berbagai titik, seperti pintu masuk Masjidilharam, transportasi, dan pemondokan.
”Pihak kloter mengimbau jemaah untuk selalu mengikuti arahan petugas dan menjaga ketertiban demi kenyamanan bersama selama di Madinah,” kata Sudarsono yang juga mantan Kapolsek Rogojampi itu. (aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin