RadarBanyuwangi.id-Calon Jemaah Haji (CJH) kloter 42 dan 43 asal Kabupaten Banyuwangi, telah mendarat dengan selamat di Bandara King Abdul Azis, Madinah,Rabu (14/5). Itu setelah melakukan perjalanan cukup panjang dengan Maskapai Saudia selama 13 jam.
Kloter 42 yang terbang ke Madinah dari Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Senin (12/5) pukul 23.45 dengan Maskapai Saudia nomor penerbangan SV 5723, tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad Bin Abdulaziz Madinah pada Rabu (14/5) sekitar pukul 10.30 Waktu Arab Saudi.
Untuk kloter 43 yang terbang pada Rabu (14/5) sekitar pukul 03.40, dengan Maskapai Saudia nomor penerbangan SV 5777, mendarat di Bandara Internasional Prince Mohammad Bin Abdulaziz pukul 12.35, Waktu Arab Saudi (WAS). “Ini baru mendarat, kami masih dalam pesawat,” cetus Guntur Al Badri, salah satu anggota CJH Kloter 43 saat menghubungi wartawan Koran ini sekitar pukul 16.35 WIB, kemarin (14/5).
Menurut Guntur, perjalanan yang ditempuh dari Bandara Juanda Surabaya menuju Madinah itu ada 13 jam. Pesawatnya, sempat transit di Medan, Sumatera Utara. “Surabaya-Medan tiga jam, Medan-Madinah 10 jam,” ungkapnya.
Setelah menempuh perjalanan cykup jauh itu, jelas dia, semua lega saat ada pengumuman dalam pesawat kalau tidak lama akan segera landing di Bandara King Abdul Azis Madinah. “Semua Jemaah senang tiba di Madinah, turun dari pesawat banyak yang sujud syukur,” ungkap penyuluh agama di Kemenag Banyuwangi itu.
CJH Kloter 43 lainnya Agus Baidlowi menambahkan, CJH Kloter 43 tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad Bin Abdulaziz Madinah dengan kondisi sehat semua. “Alhamdulillah, tiba di Madinah dan semua sehat,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Setiba di Bandara Internasional Prince Mohammad Bin Abdulaziz ini, terang dia, para jemaah menuju pemeriksaan imigrasi dan mengumpulkan paspornya. Dari bandara, diangkut bus menuju tempat penginapan di Hotel Arjwan Al Ssaada, Madinah. “Kloter 43 tinggal di satu hotel,” cetus Kabag Umum, Administrasi, dan Keuangan RSNU Mangir, Rogojampi itu.(abi)
Editor : Agus Baihaqi