RADARBANYUWANGI.ID – Kepala Sektor 3 Daerah Kerja Makkah, Ikbal Ismail, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhumah Amirah Tayyimah Daman, seorang calon jemaah haji asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Dalam pernyataan resminya, Ikbal mengungkapkan bahwa almarhumah berpulang setelah menunaikan sejumlah ibadah awal di Madinah dan sempat menjalani perawatan medis.
“Telah berpulang, Jemaah Kloter 1 UPG, Rombongan Lima, Regu 18, atas nama Amirah Tayyimah Daman, di Rumah Sakit, jam 06.50 pagi. Kami keluarga besar Sektor 3 turut berbelasungkawa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” tutur Ikbal.
Ia memastikan bahwa seluruh proses pemulasaraan jenazah akan dilakukan sesuai syariat dan ketentuan Pemerintah Indonesia. “InsyaAllah, jenazah akan kami urus sebagaimana mestinya,” tutupnya.
Amirah Tayyimah Daman wafat di Makkah pada Selasa pagi (13/5) pukul 06.50 waktu Arab Saudi (WAS) atau sekitar pukul 10.50 WIB.
Almarhumah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) UPG-1 yang berangkat dari Embarkasi Makassar pada 2 Mei lalu.
Ia menjadi calon jemaah haji pertama dari Indonesia yang wafat di Makkah, setelah proses pendorongan besar-besaran dari Madinah dimulai sejak Sabtu (10/5).
Nurdin, anak almarhumah, menjelaskan bahwa ibunya memiliki riwayat sakit gula.
“Ibu memang ada riwayat sakit gula. Sejak Senin (12/5), kondisi beliau menurun dan langsung dibawa ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI),” ujarnya saat dikonfirmasi.
Setelah sempat dirawat, kondisi Amirah terus memburuk hingga akhirnya dirujuk ke rumah sakit sebelum dinyatakan wafat.
Amirah tercatat sebagai jemaah ke-11 yang wafat di musim haji 2025.
Baca Juga: Abdul Wahid Sapa Jamaah Saat Sarapan di Zam Zam Place Asrama Haji Sukolilo
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), hingga kini tercatat jemaah wafat berasal dari Embarkasi Jakarta (4 orang), Batam (2 orang), Solo (2 orang), Lombok (1 orang), Surabaya (1 orang), dan Makassar (1 orang).
Seharusnya, Amirah kembali ke Tanah Air pada 11 Juni 2025 mendatang, namun takdir berkata lain.
Kepergiannya menjadi pengingat bagi seluruh jemaah dan keluarga di tanah air untuk terus mendoakan keselamatan, kekuatan fisik, dan kelancaran ibadah para tamu Allah di Tanah Suci. (*)
Editor : Ali Sodiqin