Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Keberangkatan Jamaah Calon Haji Usia 90 Tahun Asal Jember Tertunda Gara-Gara Hal Ini

Ali Sodiqin • Selasa, 13 Mei 2025 | 16:45 WIB
Sejumlah CJH menggunakan kursi roda saat tiba di Gedung Mina setibanya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/5/2025). (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)
Sejumlah CJH menggunakan kursi roda saat tiba di Gedung Mina setibanya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/5/2025). (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

RADARBANYUWANGI.ID - Keberangkatan Ahmad Sadin, 90 tahun, jamaah calon haji dari kelompok terbang (kloter) 32 Jember, terpaksa ditunda.

Penundaan ini disebabkan oleh gangguan daya ingat yang dialami Sadin, yang dikenal dengan istilah demensia.

Keputusan penundaan ini diambil setelah pemeriksaan medis oleh tim kesehatan Embarkasi Surabaya, yang menyatakan bahwa Sadin belum layak terbang karena kondisinya yang belum stabil secara psikologis.

Pada saat tiba di Embarkasi Surabaya pada Sabtu (10/5), Sadin tiba-tiba berlari ke arah luar asrama dan meronta ingin pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Tempurejo, Jember.

Ia kemudian dirujuk ke RS Menur Surabaya untuk pemeriksaan lanjutan, namun kini telah kembali ke asrama haji.

Penundaan keberangkatan Sadin juga berdampak pada istrinya, Jumanti, yang dijadwalkan berangkat pada Minggu (11/5). Keberangkatan Jumanti pun terpaksa ikut ditunda.

Ketua Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya, Rosidi Roslan, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi kesehatan dan mental Ahmad Sadin.

“Kondisi fisiknya cukup bagus. Namun kami masih menunggu pemulihannya. Jika sudah membaik dan secara medis layak terbang, mereka bisa bergabung dengan kloter berikutnya,” tutur Rosidi pada Senin (12/5).

Selain Ahmad Sadin, jamaah haji asal Jember lainnya, Enjo Endin Parmo, 70 tahun, juga mengalami demensia.

Enjo tiba-tiba teringat bahwa ia belum memberi makan sapi dan berniat mencari rumput untuk pakan ternak.

Namun, Enjo tetap diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai jadwal pada Minggu (11/5) pukul 19.30 WIB, karena hasil pemeriksaan menunjukkan demensia ringan dan kondisinya stabil selama didampingi oleh pihak keluarga.

Rosidi menuturkan bahwa demensia kerap dialami oleh jamaah lanjut usia (lansia), dan kondisi ini umumnya dipicu oleh kelelahan fisik serta tekanan mental menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Ia menambahkan bahwa Ahmad Sadin dan istrinya akan diberangkatkan ke Tanah Suci bersama kloter selanjutnya, apabila kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak untuk melakukan perjalanan udara.

"Apakah memang (kondisi fisik dan mental Ahmad Sadin) prima untuk bisa berangkat (ke Tanah Suci), karena kloternya masih lama. Kita masih observasi dulu," imbuh Rosidi. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Tertunda #asrama haji #surabaya #keberangkatan #mekkah #psikologis #dimensia #tempurejo #jemaah haji #jember #hilang ingatan #calon haji