RADARBANYUWANGI.ID – Rombongan besar calon jemaah haji (CJH) Banyuwangi yang tergabung dalam kloter 42 dan 43 diberangkatkan tadi malam.
Total ada 752 jemaah yang diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
Rombongan yang diangkut 17 bus tersebut dilepas oleh Bupati Ipuk Fiestiandani pukul 20.00 di depan kantor Pemkab Banyuwangi.
Detik-detik pelepasan berlangsung mengharukan. Kerabat dan keluarga jemaah yang sejak sore mengantar keberangkatan haji, ikut larut dalam suasana haru.
Begitu bus pertama diberangkatkan yang dikawal mobil Patwal polisi, mereka hanya bisa melambaikan tangan di kejauhan.
Demikian juga dengan jemaah yang berada di dalam bus. Mereka ikut membalas lambaian tangan dari balik kaca bus.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Chaironi Hidayat mengatakan, total jemaah musim haji tahun ini berjumlah 1.143 orang. Mereka terdiri dari 530 jemaah laki-laki dan 613 jemaah perempuan.
”Semoga diberikan kelancaran, perjalanan menuju asrama hingga tiba ke Tanah Suci nanti. Berikut kepulangan, semoga tidak ada halangan dan semuanya selamat,” ucap Chaironi.
Chaironi mengatakan, setiap kloter berisi 376 jemaah. Untuk kloter 42 akan masuk Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, pada 13 Mei 2025 pukul 06.00 WIB dengan jadwal penerbangan pukul 23.45 WIB di hari yang sama.
Sedangkan kloter 43 masuk asrama 13 Mei dengan jadwal penerbangan pada 14 Mei pukul 03.40 WIB. Selanjutnya, kloter 44 masuk asrama pada 14 Mei dan terbang langsung pukul 18.20 WIB.
Untuk 15 jemaah lainnya, pemberangkatan menunggu jadwal dari Kemenag Jawa Timur. ”Pemberangkatan jemaah dilakukan secara bertahap, menyesuaikan jadwal masuk asrama dan keberangkatan pesawat,” jelas Chaironi.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berpesan agar para calon haji senantiasa menjaga kesehatan dan niat ibadah semata-mata karena Allah SWT.
”Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, tapi juga perjalanan spiritual. Jaga niat, ikuti arahan petugas, dan saling bantu sesama jemaah agar ibadah berjalan lancar,” ujar Bupati Ipuk.
Ipuk memastikan bahwa seluruh peserta haji telah mendapatkan vaksinasi, perlengkapan, serta pendampingan maksimal untuk keberangkatan.
Dia berharap para jemaah bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan mabrur.
”Kami semua mendoakan semoga Bapak-Ibu menjadi haji yang mabrur dan mampu menjadi teladan sepulang dari Tanah Suci. Selamat menunaikan ibadah, jaga nama baik Banyuwangi,” pungkas Ipuk.
Salah satu jemaah, Ferry AS., warga Kelurahan Pengantigan, mengaku bahagia mendapatkan kesempatan haji di tahun ini. Dia telah mendaftarkan diri sejak tahun 2011 silam. Pandemi Covid juga memaksanya harus bersabar menunggu giliran lebih lama.
”Senang pasti, karena harus menunggu 14 tahun. Dapat jatah di tahun 2022, tapi harus mundur karena Covid, dan alhamdulillah masih diberikan umur untuk berangkat tahun ini,” ujarnya. (cw4/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin