Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Berita Duka, Jemaah Haji Banyuwangi Asal Tegaldlimo Meninggal usai Salat Magrib  

Syaifuddin Mahmud • Rabu, 19 Juni 2024 | 06:55 WIB

BERDUKA: Pembimbing ibadah kloter SUB-57 Saeroji (pakai rompi) berdoa di depan jenazah Suyoto di pemondokan Mina Selasa (18/6).
BERDUKA: Pembimbing ibadah kloter SUB-57 Saeroji (pakai rompi) berdoa di depan jenazah Suyoto di pemondokan Mina Selasa (18/6).
Radarbanyuwangi.id – Kabar duka kembali datang dari jemaah haji Banyuwangi yang saat ini berada di tenda pemondokan Mina. Salah seorang jemaah haji yang tergabung dalam kloter SUB-57 asal Tegaldlimo bernama Suyoto bin Sunarjo dikabarkan wafat di Tanah Suci, Selasa (18/6).

Suyoto meninggal dunia saat berada di tenda pemondokan Mina usai melaksanakan salat Magrib di tenda Mina.  ”Almarhum berangkat haji bersama dengan istri dan ibu mertuanya,” ungkap Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi Chaironi Hidayat.

Menurut Chaironi, berdasarkan laporan petugas kloter SUB-57, sejauh ini belum ada laporan mengenai riwayat penyakit yang dialami oleh almarhum H Suyoto tersebut. ”Mohon ziyadah doa, semoga almarhum menjadi syuhada haji, amin,” pesannya.

Ketua Kloter SUB 57 Mubarok melaporkan, Suyoto meninggal usai menjalani salat Magrib di tenda Mina. Yang bersangkutan sudah menjalani rangkaian haji, termasuk melempar jumrah. ”Setelah salat Magrib tiba-tiba terjatuh, kami langsung melaporkan ke petugas di Makkah,” katanya.

Satu mobil ambulans datang untuk membawa jenazah Suyoto. Sebelum masuk ke ambulans, korban yang merupakan jemaah haji dari KBIHU Al Mabrur Multazam Gambiran sudah lebih dulu mengembuskan napas terakhirnya. ”Korban meninggal sebelum dirujuk ke rumah sakit. Namun, oleh petugas tetap dievakuasi untuk dimakamkan di Tanah Suci,” ungkapnya.

Mubarok menambahkan, korban sebelumnya mengeluh sakit. Sebelum lempar jumrah, yang bersangkutan sempat diinfus. ”Korban memiliki riwayat penyakit jantung. Pihak keluarga mengikhlaskan jenazah Pak Suyoto dimakamkan di Tanah Suci setelah dilakukan video call dengan keluarga di Tegaldlimo,” pungkasnya.

Dengan wafatnya Suyoto, total jemaah haji asal Banyuwangi yang meninggal dunia di Tanah Suci mencapai dua orang. Satu orang dari kloter SUB-58, yang wafat pada Jumat (14/6) lalu yakni Muhammad Ruslan R. Hasan Cokro asal Perumahan Kebalenan Baru 1.

Sebelum meninggal dunia, Ruslan masih sempat melaksanakan salat Subuh berjemaah bersama rekan-rekannya di lantai 5 Hotel Bilal, Misfalah, Makkah. Ruslan mengembuskan napas terakhir akibat penyakit jantung. (ddy/rio/abi/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#kloter #salat magrib #wafat #meninggal dunia #mina #meninggal #jemaah haji #banyuwangi #makkah #Melempar Jumrah #tanah suci #kbihu