”Keluarga semua kaget. Kamis malam (13/6) bapak sempat video call. Dalam percakapan lewat handphone tersebut, bapak tidak mengeluhkan apa-apa,” ujar Aditya Rangga, anak sulung almarhum Ruslan saat ditemui di rumah duka kawasan Perumahan Kebalanen Baru 1 Jumat (14/6).
Aditya mendapatkan kabar ayahnya meninggal pada pukul 09.00 karena sang ibu yang sama-sama berada di Makkah baru bisa dihubungi. ”Ibu mengabarkan kalau bapak meninggal usai salat Subuh,” ungkapnya.
Aditya mengakui bahwa ayahnya memiliki riwayat penyakit jantung. Namun, saat hendak berangkat haji kondisinya sudah sangat baik. ”Bapak memang punya penyakit jantung, tapi saat berangkat sudah sembuh dan tidak pernah kambuh,” katanya.
Jenazah sempat disalatkan di Masjidilharam, lalu dimakamkan di Makkah. Bagi keluarga, ayahnya meninggal husnul khatimah. ”Meninggal saat ibadah suci, insya Allah husnul khatimah,” ucap Aditya.
Aditya bersama keluarga hanya memikirkan kondisi sang ibu yang saat ini masih berada di Makkah. ”Orang tua saya ikut jemaah haji reguler, tidak ada yang mendampingi. Semoga saja kondisi ibu baik-baik saja di sana,” harapnya. (rio/aif/c1)
Editor : Niklaas Andries