Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemerintah Siapkan 108 Hotel di Makkah, Jemaah Haji asal Jatim Ditempatkan di Syisyah dan Misfalah

Dedy Jumhardiyanto • Kamis, 6 Juni 2024 | 17:08 WIB

 

Ilustrasi jemaah haji. (JawaPos.com)
Ilustrasi jemaah haji. (JawaPos.com)
Radarbanyuwangi.id - Layanan petugas kloter bukan hanya diberikan saat ibadah wajib saja. Pendampingan juga diberikan saat para jemaah asal Banyuwangi melaksanakan ibadah sunah.

Saat melaksanakan umrah sunah pada Rabu (5/6), rombongan jemaah juga didampingi seorang dokter dan paramedis.

Pendampingan diberikan agar jemaah merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah haji dan umrah selama berada di Tanah Suci.

”Awalnya, pimpinan KBIHU Sabilillah menyampaikan kelompoknya akan melaksanakan umrah sunah. Jemaah didampingi petugas agar merasa nyaman,” terang Ketua Kloter SUB-58 Syafaat seraya menyampaikan umrah sunah ini hanya diikuti oleh jemaah yang tenaganya fit.

Dokter Kloter SUB-58 dr Zuwwidatul Husna menyampaikan, sudah menjadi kewajiban bagi tim kesehatan untuk melayani jemaah.

”Agar para jemaah merasa senang karena perhatian yang diberikan oleh tim kesehatan ini,” katanya.

Bagi jemaah yang tidak melaksanakan umrah sunah, tetap dijaga dan dilayani petugas dengan visitasi secara berkala dari kamar ke kamar.

”Kegiatan yang dilakukan oleh para jemaah di luar hotel, selain kegiatan rutin di Masjidilharam harus dilaporkan kepada ketua kloter, sehingga dapat dipantau keberadaannya,” jelas Husna.

Tim kloter SUB-57 terus melakukan rapat koordinasi tentang evaluasi hasil mitigasi jemaah lansia dan pendampingan kesehatan. Khususnya, menjelang puncak haji Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

”Kami berikan layanan sepenuh hati kepada seluruh jemaah,” jelas Ketua Kloter SUB-57 Saeroji.

Ketua kloter SUB-59 Mustain Hakim melaporkan, menjelang Armuzna pelayanan akomodasi jemaah haji asal Jawa Timur di Mekkah tahun ini ditempatkan di wilayah Syisyah dan Misfalah.

”Wilayah Syisyah menjadi tempat bagi beberapa embarkasi lain seperti Makassar dan Solo, sementara Misfalah juga menampung jemaah dari Aceh,” terangnya.

Menurut Mustain, pemerintah Indonesia telah menyiapkan 108 hotel di Makkah untuk akomodasi jemaah haji.

Hotel-hotel ini terbagi dalam beberapa sektor, termasuk Mahbas Jin, Syisyah, Raudhah, Jarwal, dan Misfalah. Jarak hotel-hotel ini dari Masjidilharam antara 850 meter hingga 4.300 meter.

Selain itu, telah dilakukan pemeriksaan kesiapan hotel, mencakup fasilitas kamar, kantor layanan, klinik kesehatan, dan lobi hotel.

”Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga telah mempersiapkan bus Shalawat yang akan beroperasi 24 jam untuk mengantar jemaah ke Masjidilharam. Ini sangat memudahkan jemaah haji,” tandas Mustain. (ddy/abi/c1)

Editor : Niklaas Andries
#kloter #indonesia #rombongan #jemaah haji #banyuwangi #makkah #tanah suci #hotel #kbihu