RadarBanyuwangi.id - Jamaah Calon Haji (JCH) Banyuwangi kloter 58 rombongan 3 dan 4 yang tergabung dalam KBIHU Sabilillah Banyuwangi selesai melaksanakan umrah wajib.
Umrah ini dilakukan setelah beberapa jam sampai di Makkah usai menempuh perjalanan panjang dari tanah air menuju King Abdul Aziz, Jeddah.
Pembimbing KBIHU Sabilillah Banyuwangi H Ahmad Nurur Musytaha bersyukur rangkaian awal ibadah di Makkah yakni umrah wajib telah dilakukan oleh 103 jamaah KBIHU Sabilillah Banyuwangi.
Meski menempuh perjalanan panjang, JCH yang berihram sejak di Asrama Haji Sukolilo mampu menjaga semua ketentuan dan larangan berihram selama menempuh perjalanan menuju Makkah.
“Alhamdulillah semua JCH KBIHU Sabilillah Banyuwangi masih dalam kondisi sehat wal afiat,” kata Gus Ahmad.
Gus Ahmad menjelaskan, setelah melaksanakan umrah wajib semua jamaah akan beristirahat untuk memulihkan stamina.
Seperti diberitakan sebelumnya, setelah hampir menempuh perjalanan kurang lebih 10 jam, jamaah calon haji (JCH) kloter 58 sampai di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, pada Senin (27/5) pukul 16.00 WIB.
Sementara itu Jamaah Calon Haji (JCH) kloter 58 menempati Hotel Bilal rumah nomor 1.001 sektor 10 wilayah Misfalah.
Hotel bintang 3 ini menjadi tempat penginapan jamaah kloter 58 termasuk didalamnya JCH yang tergabung dalam KBIHU Sabilillah Banyuwangi.
Hotel ini merupakan salah satu akomodasi yang populer bagi para jamaah haji karena lokasinya yang strategis dengan jarak tempuh ke Masjidilharam sekitar 1,2 hingga 1,5 kilometer.
Wilayah Misfalah ini mudah di akses dari berbagai penjuru kota Makkah.
Ketua Regu KBIHU Sabilillah Narto menjelaskan, kamar yang ditempati rata-rata diisi oleh 3-4 jamaah dengan kasur empuk, kamar mandi yang bersih dilengkapi shower, wastafel, dan toilet yang bersih.
“Alhamdulillah kamar yang ditempati bersih, nyaman,” kata suami Neni Viantin anggota DPRD Banyuwangi ini. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi