Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Isi Bahan Bakar , Pesawat Jemaah Haji asal Banyuwangi Transit 2 Jam di Bandara Kualanamu Medan

Bagus Rio Rohman • Selasa, 28 Mei 2024 | 16:53 WIB

 

PERSIAPAN TERBANG: Calon jemaah haji kloter 59 berada di dalam pesawat Saudi Arabia Airlines saat berada di Bandara Juanda pukul 11.46 Senin (27/5).
PERSIAPAN TERBANG: Calon jemaah haji kloter 59 berada di dalam pesawat Saudi Arabia Airlines saat berada di Bandara Juanda pukul 11.46 Senin (27/5).
Radarbanyuwangi.id - Setelah 2 jam penerbangan dari Surabaya, pesawat Saudi Arabia Airlines yang membawa jemaah haji Banyuwangi harus transit dulu di Bandara Kualanamu, Medan. ”Pesawat mengisi bahan bakar dilanjutkan take off lagi untuk penerbangan ke Jeddah,”ujar dr Eni Kusumawati, jemaah haji kloter 59.

Selama perjalanan, jemaah melihat rumah-rumah dari ketinggian seperti melihat layar kecil dalam Google Maps. Sebagian jemaah tak henti-hentinya memandang sudut jendela dari pesawat yang beranjak turun. Para penumpang memasang sabuk pengaman dalam suasana hening menunggu pesawat menyelesaikan penerbangan yang beberapa lama melewati hamparan awan di atas ketinggian.

Koresponden Jawa Pos Radar Banyuwangi Syafaat melaporkan, pesawat yang ditumpangi hanya terisi 269 orang karena ada dua penumpang yang pada menit terakhir sebelum berangkat ke Bandara Juanda harus menunda niatnya.

”Ibu tua tersebut harus dibawa ke rumah sakit haji akibat kelelahan. Ketika masih di rumah, tamu tak henti- hentinya datang. Begitu sampai di asrama haji, kondisi tubuhnya drop,” kata Syafaat.

Setelah hampir menempuh perjalanan kurang lebih 10 jam, jemaah tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Begitu turun dari pesawat, jemaah langsung naik bus yang sudah disediakan untuk selanjutnya menuju hotel di Makkah.

Ahmad Nurul Musytaha, pembimbing KBIHU Sabilillah melaporkan, ada yang berbeda dari proses turunnya jemaah dari pesawat menuju bus. Tahun ini pemerintah memberikan pelayanan fast track untuk memudahkan jemaah haji dalam proses pengecekan keimigrasian, seperti visa dan paspor.

”Jemaah haji tidak harus melakukan pengecekan imigrasi di Arab Saudi,” kata Gus Mad, panggilan akrabnya.   

Layanan ini dapat memangkas waktu antrean jemaah karena hanya membutuhkan waktu sekitar 30–60 menit dibandingkan layanan biasa yang membutuhkan waktu sekitar 1–3 jam.

”Dengan fast track jemaah akan mendapatkan layanan keimigrasian Saudi, yang dilaksanakan di Indonesia. Begitu jemaah tiba di Tanah Suci, sudah tidak lagi diperiksa. Tinggal naik bus dan langsung ke hotel,” kata Gus Mad. (rio/aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#medan #saudi arabia #kualanamu #airlines #bandara king abdul azis #jemaah haji #banyuwangi #kbihu