Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tahun 2024/1445 H, Ada 1.238 CJH Banyuwangi yang Berangkat ke Tanah Suci, 263 Jemaah Berstatus Lanjut Usia: 27 Gunakan Kursi Roda

Bagus Rio Rohman • Senin, 27 Mei 2024 | 21:11 WIB

KIBARKAN BENDERA START: Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Wabup Sugirah, Kepala Kemenag Chaironi Hidayat, Kapolresta Kombespol Nanang Haryono, dan Dandim 0825 Letkol (Arh) Joko Supoyo
KIBARKAN BENDERA START: Bupati Ipuk Fiestiandani didampingi Wabup Sugirah, Kepala Kemenag Chaironi Hidayat, Kapolresta Kombespol Nanang Haryono, dan Dandim 0825 Letkol (Arh) Joko Supoyo
Radarbanyuwangi.id – Sebanyak 1.238 calon jemaah haji (CJH) Banyuwangi resmi memulai perjalanan ke Tanah Suci Makkah Pada Sabtu malam (26/5). Puluhan armada bus yang mengangkut para tamu Allah tersebut diberangkatkan langsung oleh Bupati Ipuk Fiestiandani di depan kantor Pemkab Banyuwangi pada Sabtu malam (26/5).

Diiringi dengan lambaian tangan para pengantar, 27 bus yang mengangkut ribuan CJH asal Banyuwangi itu bergerak menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.

”Kami semua mendoakan agar para jemaah dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik, menjadi haji yang mabrur, dan kembali dengan selamat membawa keberkahan bagi keluarga dan masyarakat Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk sesaat sebelum mengibarkan bendera start simbol pemberangkatan para CJH.

Ipuk juga berpesan kepada para jemaah untuk menjaga nama baik Banyuwangi dan mengikuti semua petunjuk serta arahan petugas. ”Jangan sampai melanggar aturan, baik aturan syar’i ataupun aturan yang ditetapkan oleh pemerintah setempat,” pintanya.

Selain itu, Ipuk meminta agar para jemaah menjaga pola hidup selama di Mekkah atau Madinah. Cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu terjadi bisa berpengaruh kekesehatan para jemaah. “Usahakan minum air putih yang banyak,” tuturnya.

Lebih dari itu, Ipuk juga memohon kepada para jemaah haji agar berkenan mendoakan Banyuwangi. ”Semoga Banyuwangi senantiasa diberikan keamanan, keselamatan, dan kesejahteraan,” harapnya.

DILEPAS KELUARGA:  Sebelum bergerak menuju kantor Pemkab, sejumlah CJH berkumpul di kantor KBIHU Sabilillah Jalan Brawijaya, Banyuwangi, Sabtu sore (25/5).   
DILEPAS KELUARGA:  Sebelum bergerak menuju kantor Pemkab, sejumlah CJH berkumpul di kantor KBIHU Sabilillah Jalan Brawijaya, Banyuwangi, Sabtu sore (25/5).   

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Chaironi Hidayat menjelaskan bahwa jemaah haji Banyuwangi terbagi dalam empat kelompok terbang (kloter), yakni kloter 57, 58, 59, dan 60. ”Untuk kloter 60 terbagi dengan jemaah haji asal Sidoarjo,” terangnya.

Chaironi menjelaskan, saat ini jemaah haji lanjut usia (lansia) relatif sedikit. Jemaah yang berusia di atas 65 tahun sejumlah 263 orang dan 27 di antaranya mengenakan kursi roda.

”Jemaah tertua bernama Lamiran bin Warso dari Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu dengan usia 99 tahun. Sedangkan yang paling muda Khotib Nur Yasin dari Kebaman, Kecamatan Srono dengan usia 19 tahun,” paparnya.

Setibanya di Surabaya, para jemaah beristirahat di Asrama Haji Sukolilo terlebih dahulu. Selanjutnya, mereka akan melakukan penerbangan ke Saudi Arabia. ”Insya Allah untuk kepulangannya ke tanah air pada 8 Juli mendatang,” pungkas Chaironi. (rio/sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#madinah #kursi roda #Bupati Banyuwangi #calon jemaah haji (CJH) #saudi arabia #surabaya #mekkah #kapolresta banyuwangi #Insya Allah #tanah air #Dandim 0825 #Ipuk Fiestiandani #banyuwangi #asrama haji sukolilo