Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

1.238 CJH Banyuwangi Dilepas Bupati, Diangkut 29 Bus: Berangkat dari Depan Kantor Pemkab 

Bagus Rio Rohman • Sabtu, 25 Mei 2024 | 15:34 WIB

PERIKSA ISI KOPER: Ketua Kloter 58 Syafaat (kiri) mengamankan laptop milik CJH yang disimpan dalam koper besar. Seluruh koper haji kemarin sudah dikirim ke asrama haji Surabaya.
PERIKSA ISI KOPER: Ketua Kloter 58 Syafaat (kiri) mengamankan laptop milik CJH yang disimpan dalam koper besar. Seluruh koper haji kemarin sudah dikirim ke asrama haji Surabaya.
Radarbanyuwangi.id - Calon jemaah haji (CJH) Banyuwangi nanti malam akan diberangkatkan dari titik start depan kantor Pemkab Banyuwangi. Total ada 1.238 CJH yang akan berangkat menuju Tanah Suci. Sesuai agenda, para calon tamu Allah itu akan dilepas oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pukul 19.00.

Sebelumnya,  Kemenag Banyuwangi menetapkan 14 titik kumpul untuk keberangkatan 1.238 CJH tersebut. Ribuan CJH tergabung dalam kloter 57, 58, 59, dan 60. Mereka bakal diangkut menggunakan 29 bus menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Adapun titik penjemputan antara lain di halaman Ponpes Amanatullah Gambiran, Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi, dan kantor KBIHU Sabilillah Banyuwangi

”Sesuai rencana, CJH akan berangkat dari depan kantor Pemkab Banyuwangi nanti malam pukul 19.00. Sudah kami siapkan 29 bus untuk mengangkut CJH menuju asrama haji Surabaya,” ujar Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Banyuwangi Zaenal Abidin.

Berbeda dengan CJH, sebanyak 15 petugas kelompok terbang (kloter) lebih dulu berangkat tadi malam. Sebelum pukul 10.00, mereka sudah harus tiba di asrama haji Surabaya. ”Kami harus berangkat dulu karena yang mengurus kedatangan jemaah di Surabaya adalah petugas kloter. Jumlah petugas kloter yang berangkat dulu ada 15 orang,” ujar Ketua Kloter 58, Syafaat.

Keberangkatan ribuan CJH nanti malam diperkirakan bakal menyebabkan kemacetan arus lalu lintas di jalan poros menuju Banyuwangi. Untuk mengantisipasinya, Polresta Banyuwangi sudah menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas. ”Sudah kami atur skemanya. Jika kendaraan meluber di Jalan Ahmad Yani, ada pengalihan arus lalin di simpang empat patung kuda menuju Jalan Brawijaya dan Gajah Mada,” ujar Kasat Lantas Kompol Amar Hadi Susilo.

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah personel untuk mengawal para jemaah haji hingga ke asrama haji Surabaya. ”Bus yang mengangkut rombongan jemaah haji akan dikawal ketat oleh kendaraan personel atau patwal,” terang Amar.

Untuk kendaraan jemaah dijejer satu baris, sedangkan kendaraan pengantar akan disiapkan di kantong parkir di pinggir jalan. ”Yang terpenting tidak mengganggu arus lalin. Sebenarnya pengantar sudah kami imbau untuk tidak melakukan konvoi karena keberangkatan jemaah dilakukan secara terpusat,” ungkap Amar.

Sementara itu, sebelum dikirim ke Surabaya, petugas Kemenag Banyuwangi kembali menemukan barang bawaan milik CJH berupa laptop. Barang elektronik tersebut ditemukan di salah satu koper jemaah kloter 58 saat hendak dikirimkan ke asrama haji Surabaya. ”Laptopnya langsung kami kembalikan kepada pemiliknya. Barang-barang elektronik tidak boleh disimpan di dalam koper besar karena rawan rusak,” ujar Syafaat.

Dia menyebut, sebenarnya sudah ada surat edaran bahwa barang elektronik ditaruh di tas bagasi, bukan di koper besar. ”Meskipun laptop tersebut diletakkan di tengah tumpukan baju dan diberi pengaman, namun sangat rawan jika ditaruh di koper besar,” kata Syafaat. (rio/aif/c1)

 

 

Editor : Niklaas Andries
#kloter #calon jemaah haji (CJH) #PHU #asrama haji #surabaya #Kantor Bupati #Sukolilo #polresta banyuwangi #kemenag #bus #banyuwangi