Radarbanyuwangi.id - Sejumlah jemaah haji Banyuwangi yang berangkat tahun lalu menagih janji Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang akan menambah air zamzam sebanyak 5 liter untuk masing-masing jemaah setibanya di tanah air.
Sudah setahun setelah pulang ibadah haji, jemaah haji tahun 2023 sama sekali tidak mendapatkan kabar kapan air zamzam bisa diambil di kantor Kemenag.
”Menteri Agama dulu yang menjanjikan ada tambahan air zamzam untuk jemaah haji tahun 2023,” ungkap Kunti Maulidatas Safroh, salah seorang jemaah haji Banyuwangi.
Wanita berusia 45 tahun itu berharap, Menag Yaqut menepati dan melunasi janjinya untuk menambah air zamzam sebanyak 5 liter.
”Seluruh jemaah haji tahun 2023 dijanjikan dapat air zamzam 10 liter. Lima liter dibagikan saat di asrama haji dan yang 5 liter diambil di kantor Kemenag,” tegas warga Kecamatan Kabat ini.
Hal senada disampaikan Najih Al Adabi, 43, jemaah haji asal Kelurahan Sobo, Kecamatan Banyuwangi. Ia berharap janji Menag Yaqut soal tambahan air zamzam tidak menjadi angin surga bagi ratusan ribu jemaah asal Indonesia.
”Kami sudah menunggu setahun, dari musim haji lalu sampai musim haji lagi, tapi tidak ada kabar apa-apa dari Kemenag,” keluh Najih.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjanjikan setiap jemaah haji Indonesia tahun 2023 akan mendapatkan air zamzam sebanyak 10 liter. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, jemaah haji Indonesia mendapat air zamzam sebanyak 5 liter.
Air zamzam itu sudah dikemas dalam galon yang dimasukkan dalam kardus dan dibagikan ke jemaah setibanya di asrama haji. Jemaah haji nantinya bisa mengambil 5 liter tambahan air zamzam itu di kantor Kemenag kabupaten/kota masing-masing. (ddy/abi/c1)
Editor : Niklaas Andries