RADAR SITUBONDO – Para jamaah haji asal Kabupaten Situbondo yang tergabung dalam kloter 73 dan 74 akhirnya sampai di Kota Santri. Kloter 74 tiba sekitar pukul 01.00. Sedangkan kloter 73 tiba sekitar pukul 05.00.
Namun, jamaah haji Situbondo yang saat berangkat berjumlah 652 orang, yang pulang ke kampung halaman hanya 650 orang. Sebab, dua jamaah sisanya meninggal di Tanah Suci. Yakni warga Kecamatan Banyuglugur dan Kecamatan Arjasa.
Kasubag TU Kementerian Agama (Kemenag) Situbondo, Imam Turmudzi mengatakan, jamaah haji asal Kabupaten Situbondo yang tergabung dalam kloter 74 lebih awal pulang ke kampung halaman.
Mereka disambut oleh Bupati Situbondo, Karna Suswandi dan Wakil Bupati Nyai Hj. Khoirani di Rumah Makan Bromo Asri, Kabupaten Probolinggo, Senin (31/7) malam.
“Jamaah haji yang datang pada Senin malam merupakan jemaah haji yang tergabung dalam kloter 74. Total ada 381 jamaah di kloter tersebut. Namun yang merupakan jamaah asal Situbondo hanya 307 orang. Sementara sisanya merupakan jamaah haji asal Surabaya,” jelasnya.
Imam menambahkan, untuk jamaah haji kloter 73 baru tiba di Situbondo pukul 05.00 WIB. Ada selisih waktu hampir lima jam dengan kloter 74.
“Untuk kloter 73, jamaah haji asal Kabupaten Situbondo jumlahnya 345 orang. Sisanya 46 orang merupakan jemaah haji asal Surabaya,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Situbondo Drs. Karna Suswandi meminta agar para jamaah haji yang baru pulang menjalankan ibadah tidak lupa mendoakan masyarakat Situbondo. Agar warganya bisa hidup lebih baik, khususnya kesejahteraan.
“Mohon doanya para jamaah haji. Doakan agar seluruh masyarakat bisa lebih sejahtera dan makmur hidupnya,” ucap bupati Karna.
Pria yang akrab disapa Bung Karna itu menyampaikan, jamaah haji diantar pulang menggunakan 17 armada bus. Ada beberapa titik penjemputan. Yakni, di Besuki, Alun-alun Kota Situbondo, Panji Kidul, serta di Sukorejo,” pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin