Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mengeluh Sesak Napas, Jemaah Haji Asal Pringgondani Wongsorejo Meninggal Dunia

Dedy Jumhardiyanto • Jumat, 7 Juli 2023 | 18:30 WIB
KAPASITAS DUA ORANG: Suwarto Haye Mutaram dan istri naik skuter listrik ketika melaksanakan sai beberapa waktu lalu.
KAPASITAS DUA ORANG: Suwarto Haye Mutaram dan istri naik skuter listrik ketika melaksanakan sai beberapa waktu lalu.

RadarBanyuwangi.id – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci Makkah. Kali ini seorang jemaah haji asal Wongsorejo, Banyuwangi, meninggal dunia di kamar Hotel Tara Rawda, Makkah, Kamis (6/7).

Kabar duka tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi Mohamad Amak Burhanudin yang masih berada di Makkah.

Jemaah yang meninggal dunia adalah Suwarto Haye Mutaram, 60, asal Dusun Pringgondani, Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo.

Nur Saewan, kontributor Jawa Pos Radar Banyuwangi di Makkah melaporkan, almarhum Suwarto merupakan jemaah haji yang tergabung non-KBIHU dari MWCNU Wongsorejo kloter 63.

Berdasarkan laporan petugas, Suwarto meninggal dunia pada pukul 08.05 Waktu Arab Saudi (WAS) pada Kamis (6/7).

”Sebelum meninggal dunia, Suwarto sempat mengeluhkan dan mengalami sesak napas. Mohon doanya semoga husnul khatimah,” kata Nur Saewan. 

Kepala Kemenag Banyuwangi Amak Burhanudin melaporkan, mewakili keluarga besar Kemenag, pihaknya mengucapkan duka mendalam atas wafatnya jemaah haji tersebut.

Meninggalnya Suwarto menambah daftar jemaah haji Banyuwangi yang tutup usia di Makkah.

Sebelumnya, ada dua jemaah haji asal Banyuwangi yang meninggal, yakni Mutmainah, 55, warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar dan Jemirin, 83, warga Dusun Umbulrejo, RT 02 RW 06, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono.

”Kami keluarga besar Kemenag Banyuwangi turut berduka. Semoga diampuni dosa-dosanya, diterima semua amal kebaikannya, dan husnul khatimah,” kata Amak.

Kondisi kesehatan jemaah haji terutama para lansia tetap menjadi perhatian utama. Untuk memastikan kesehatan jemaah tetap terjaga, klinik kesehatan disiapkan di setiap hotel.

Petugas kesehatan haji juga terus memantau perkembangan kondisi jemaah lansia dan risiko tinggi (risti) khususnya bagi yang memiliki riwayat penyakit.

Sementara itu, jemaah haji Banyuwangi masih melaksanakan sejumlah ibadah sunah. Jemaah haji KBIHU Al Haromain melaksanakan ziarah ke Jabal Nur sekaligus melaksanakan umrah sunah dengan miqat dari Masjid Jikrona. (ddy/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#lansia #haji #risti #meninggal #HUSNUL KHATIMAH #makkah #Sesak Nafas