Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pohon Jati di RTH Pahlawan Desa Benculuk, Kecamatan Cluring Dibabat Tanpa Izin

Zamrozi Wahyu • Jumat, 25 April 2025 | 17:03 WIB
TIDAK DIAMANKAN: Sejumlah pohon jati yang baru ditebang di sekitar RTH Pahlawan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring masih berserakan di sekitar lapangan Kamis (24/4).
TIDAK DIAMANKAN: Sejumlah pohon jati yang baru ditebang di sekitar RTH Pahlawan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring masih berserakan di sekitar lapangan Kamis (24/4).

RadarBanyuwangi.id - Angin kencang yang melanda daerah Kabupaten Banyuwangi beberapa waktu lalu, menyebabkan sejumlah pohon tumbang di RTH Pahlawan, Desa Benculuk, Kecamatan Cluring. Diantara pohon, juga ada yang sengaja ditebang pada Senin (21/4). Tapi sampai Kamis (24/4), reruntuhan pohon itu belum dibersihkan.

Diantara pohon yang ditebang di RTH Pahlawan milik Pemerintah Desa (Pemdes) Benculuk, Kecamatan Cluring, itu ada pohon jati yang jumlahnya mencapai 10 pohon. Orang yang menebangi pohon jati itu Condro Kuncoro, yang selama ini merawat RTH Pahlawan. “Saya tidak tahu kok tiba-tiba ditebangi,” kata Kepala Desa (Kades) Benculuk, Kecamatan Cluring, Muhammad Mudlofir.

Mudlofir mengaku setelah mengetahui ada pemotongan pohon jati tanpa izin itu, langsung memberhentikan. Apalagi, pohon jati yang ditebang itu aset milik desa dan tidak bisa ditebang tanpa ada izin. “Lebih dari 10 pohon jati muda yang ditebang,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (24/4).

Mudlofir menyebut yang menebang pohon jati itu pengelola RTH Pahlawan. Penebangan itu, bermula kantor desa membutuhkan kayu untuk fasilitas kantor. Berhubung pengelola sedang memangkas pohon yang tumbang, maka berinisiatif menebang pohon yang kemungkinan akan digunakan untuk desa. “Namanya orang desa kurang paham hukum, ada gergaji membantu menebang pohon jati yang kemungkinan dibutuhkan untuk desa,” katanya seraya menegaskan ini miskomunikasi.

Pemdes Benculuk tidak mempermasalahkan itu, Pohon yang ditebang tidak digunakan untuk kebutuhan pribadi. Pihaknya akan segera merapatkan untuk penggunaan kayu tersebut. “Semua kayu jati yang ditebang masih utuh, karena tidak dicuri atau digunakan untuk pribadi,” terangnya.(cw3/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#kecamatan cluring #kepala desa (kades) #Pohon Jati #kabupaten banyuwangi #RTH #pemerintah desa (pemdes) #Pahlawan #angin kencang