RadarBanyuwangi.id - Dua remaja berinisial KA, 16, dan LR, 16, asal Dusun Tegalsari Lor, Desa Purwosari, Kecamatan Tegaldlimo yang mengaku warga Kecamatan Cluring, membuat onar di Kampung Baru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran pada Selasa (22/4) malam.
Keduanya naik motor Honda Scoppy dengan memainkan knalpot hingga membuat warga kampung resah. Oleh warga kedua anak yang diuga sedang mabuk itu dihadang dan diserahkan ke Mapolsek Cluring. “Ngakunya dari Cluring, oleh warga diserahkan ke sini,” terang Kanit Reskrim Polsek Cluring, Bripka Gusti Ari.
Saat dimintai keterangan, terang dia, kedua anak itu ternyata bukan warga Cluring. Tapi dari Dusun Tegalsari Lor, Desa Purwosari, Kecamatan Tegaldlimo. Meski demikian, keduanya diberi pembinaan. “Masih dibawah umur, kita beri pembinaan,” terangnya, kemarin (23/4).
Menurut Kanit Reskrim, kejadian itu bermula saat dua remaja berinisial KA dan LR membuat onar dengan blayer knalpot hingga berulang kali, sampai membuat warga geram. “Kedua remaja itu naik sepeda motor blayer-blayer knalpot dan dihentikan warga,” ujarnya.
Saat dihentikan itu, jelas dia, keduanya mengaku berasal dari daerah Kecamatan Cluring. Oleh warga, keduanya diantarkan ke Cluring. Setiba di jalan simpang tiga Patung Minak Jinggo Cluring yang saat itu banyak warga tongkrongan, kedua remaja nakal ini diserahkan. “Diserahkan pada orang-orang yang sedang tongkrongan,” ungkapnya.
Warga yang sedang tongkrongan di jalan tikungan Minak Jinggo itu, ternyata tidak ada yang mengenali, Malahan, perangkat desa juga tidak ada yang kenal. “Tidak ada yang kenal, akhirnya diserahkan ke polsek,” cetusnya.
Selama di Mapolsek Cluring, kedua anak ini mendapat pembinaan. Mereka diminta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. “Mereka pulang dengan dijemput oleh keluarganya sekitar pukul 10.00 (kemarin),” tuturnya.(cw3/abi)
Editor : Agus Baihaqi