RadarBanyuwangi.id - Ratusan umat Katolik Gereja Katolik Paroki Maria Ratu Para Rasul, Dusun Sumberjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, merayakan Misa Paskah mengenang kebangkitan Tuhan Yesus Kristus pada Sabtu (19/4) malam. Dalam acara yang berlangsung aman itu, dijaga oleh satgas dari lintas agama.
Acara peringatan Misa Paskah di Gereja Katolik Paroki Maria Ratu Para Rasul di Dusun Sumberjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo yang dijaga oleh umat dari agama lain itu, menunjukkan umat beragama hidup, bisa berdampingan dan saling membutuhkan. “Selain dari polsek, pengamanan ada dari berbagai agama,” kata Wakil Ketua Satgas Bhineka Tunggal Ika Dusun Sumberjati, Desa Grajagan, Fabianus Sumino.
Penjagaan dari saatgas lintas agama itu, bentuk kerukunan antar umat beragama di kabupaten berjuluk Sun Rise Of Java itu. Orang dari berbagai agama kumpul menjadi satu untuk menjaga keamanan saat salah satu umat sedang melakukan ibadah. “Kita menyebut Satgas Bhineka Tunggal Ika, karena umat beda agama lain bisa berkumpul menjadi satu dengan tujuan yang sama,” terangnya.
Sumino menyebut, di desanya ada lima agama yang hidup rukun dan berdampingan. Yang paling mencolok ketika ada kegiatan keagamaan, mereka akan saling membantu demi kelancaran acara. “Islam, Hindu, Budha, Katolik, Kristen, selalu saling membutuhkan, ini gambaran Indonesia kecil,” katanya.
Terbentuknya satgas ini, lanjut dia, berawal dari masyarakat yang prihatin melihat kegiatan agama, dan penjagaannya juga dari umat agama tersebut. Sehingga membuat perayaan kegiatan agama kurang fokus. “Muncullah ide dari masyarakat untuk mendirikan satgas lintas agama,” terangnya.
Setelah terbentuknya satgas, tambah dia, ketika ada kegiatan agama, umat dari agama lain betugas sebagai penjagaan. Sehingga semua umat yang merayakan ibadah agama bisa fokus. “Ada sekitar 60 personil dari berbagai agama dalam satgas ini, mereka selalu siap untuk menjaga ketika ada acara keagamaan,” cetusnya seraya mengatakan satgas ini terbentuk sekitar dua tahun lalu.
Mengenai pelayanan umat beragama, salah satu tokoh agama, Dusun Sumberjati, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Reperendus Partner, Romo Yustinus Sumaryono, memberi tanggapan, Satgas Bhineka Tunggal Ika ini pelayanan yang sangat positif. Mereka saling membantu ketika ada yang membutuhkan. “Kerja sama seperti ini bisa terus ditingkatkan,” katanya.(cw3/abi)
Editor : Agus Baihaqi