Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pelaku Gendam Diduga Pakai Plat Nomor Palsu

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 16 April 2025 | 16:15 WIB
CEK: Kanitreskrim Polsek Genteng Ipda Sujarwadi saat mengecek kendaraan yang ditemukan dengan nomor polisi sesuai yang dipakai pelaku gendam Selasa (15/4).
CEK: Kanitreskrim Polsek Genteng Ipda Sujarwadi saat mengecek kendaraan yang ditemukan dengan nomor polisi sesuai yang dipakai pelaku gendam Selasa (15/4).

RadarBanyuwangi.id - Polisi terus melakukan penyelidikan terkait kasus gendam dengan korban Saonah, nenek 80 asal Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Anggota Unit Reskrim Polsek Genteng yang menangani perkara ini, menemukan motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi  P 5305 OBD yang terekam CCTV dipakai pelaku.

Dalam penyelidikan itu, polisi menemukan motor dengan plat nomor yang terekam dibawa pelaku gendam itu berada di salah satu rumah warga di Desa/Kecamatan Cluring. “Saat motornya kita periksa ternyata tidak sama, pleret (motif stiker) sepeda motor yang dipakai pelaku dan terekam CCTV berbeda dengan  motor yang kami temukan,” kata Kanitreskrim Polsek Genteng, Ipda Sujarwadi.

Dari hasil penemuan itu, Sujarwadi menyebut ada kemungkinan pelaku gendam saat beraksi itu menggunakan plat nomo palsu. Sebab, ada ketidakcocokan kendaraan yang ditemukannya dengan yang terekam dalam CCTV. “Kebetulan sama-sama motor Honda Vario, tapi model dan pleretnya beda,” katanya.

Dugaan lain, jelas dia, pembacaan yang salah dari petugas lantaran kualitas gambar di rekaman CCTV yang kurang bagus. “Kita sudah coba otak-atik tiga huruf terakhir di plat nomor, yang identik hanya jenis motor Vario,” terangnya.

Sujarwadi mengaku akan terus bekerja untuk mengungkap kasus dugaan gendam dengan korban nenek penjual nasi pecel tersebut. “Tim kami terus bekerja, agar secepatnya bisa menangkap pelaku,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nenek 80 tahun asal Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Saonah, menjadi korban gendam pada Minggu (13/4) pagi. Pelaku yang hanya sendirian, datang ke warung nasi pecel korban dengan berpura-pura sebagai pembeli.

Dalam aksinya itu, pelaku yang datang ke warung dengan menaiki sepeda motor Honda Vario, terekam CCTV saat melintas rumah warga. Dan aksinya itu, berhasil membawa kabur dua gelang dengan berat 8, 2 gram dan 9,8 gram. “Dua gelang itu belinya Rp 8 juta,” terang Saonah.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#polisi #nasi pecel #pelaku #plat nomor #gendam #cctv #honda vario #Penjual