Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Polisi Klaim Kantongi Identitas Pelaku yang Terekam CCTV di Rumah Warga

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 15 April 2025 | 17:42 WIB
TANGKAPAN LAYAR: Pelaku terekam CCTV yang dipasang di rumah warga saat melintas di gang dekat rumah Nenek Saonah kemarin (14/4)
TANGKAPAN LAYAR: Pelaku terekam CCTV yang dipasang di rumah warga saat melintas di gang dekat rumah Nenek Saonah kemarin (14/4)

RadarBanyuwangi.id-POLISI kini tengah memburu pelaku gendam yang menimpa nenek 80 tahun, Saonah, asal Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Senin (14/4), anggota Unit Reskrim Polsek Genteng mendatangi rumah korban untuk mengorek keterangan. Polisi juga minta keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan bukti-bukti.

Saat mendatangi lokasi kejadian itu, polisi mengamankan rekaman CCTV yang memuat gambar pelaku saat menaiki sepeda motor Honda Vario warna hitam menuju warung milik Saonah. “Sementara masih ada satu rekaman CCTV yang diambil dari rumah dekat TKP,” katanya.

Dari rekaman CCTV tersebut, jelas dia, tergambar jelas wajah hingga plat kendaraan yang dipakai pelaku. Hanya saja, angle kamera hanya sampai di sebelah timur rumah Saonah, dan tidak menunjukkan secara valid jika pemotor tersebut berhenti dan masuk ke rumah atau warung korban. “Tetap diutamakan praduga tak bersalah, tapi korban yakin pemotor tersebut yang melakukan tindak kejahatan kepadanya,” ucapnya.

Untuk memburu pelaku, Sujarwadi mengaku akan meminta bantuan Unit Resmob Polresta Banyuwangi. Dari hasil olah TKP yang dilakukan, pihaknya sudah mengantongi identitas kendaraan yang dipakai pelaku tersebut. “Identitas kendaraan sudah kami kantongi. Semoga saja kendaraan tersebut belum pernah dijual atau dipindahtangankan,” tandasnya.

Kanit Reskrim menyebut pelaku kemungkinan tidak sekali ini melakukan aksinya. Sebab, dalam beroperasi tergolong piawai melakukan kejahatan dengan mengalihkan perhatian korban. “Caranya meminta nenek Saonah memegang dua gelas di tangan kanan dan kiri itu bisa dimaksudkan untuk memecah konsentrasi, sehingga nenek tidak sadar gelangnya dibawa kabur,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia, ada kemungkinan pelaku itu sudah hafal setiap tembusan gang di kawasan padat penduduk itu. Pasalnya, pelaku itu sebelumnya sempat akan melintas satu gang sempit di sebelah barat rumah Saonah, namun dilarang warga karena ada kegiatan. “Dia kemudian ambil jalan gang lain di sebelah timur,”pungkasnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#polisi #nasi pecel #pelaku #identitas #pelaku gendam #sepeda motor #gendam #cctv #warung #honda vario #kendaraan