Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Isi Lebaran dengan Nyanyi dan Buat Kerajinan, Penghuni UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha, Glenmore Banyuwangi

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 9 April 2025 | 15:34 WIB
HAPPY: Salah satu lansia di Panti Jompo atau UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha saat bernyanyi dan menari di aula Selasa (8/4)
HAPPY: Salah satu lansia di Panti Jompo atau UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha saat bernyanyi dan menari di aula Selasa (8/4)

RadarBanyuwangi.id – Nuansa Lebaran mungkin tidak bisa dirasakan seperti biasa bagi 70 orang yang sudah berumur lanjut usia (lansia) di Panti Jompo atau UPT Pelayanan Sosial Tresna Werdha (PSTW) di Dusun Krikilan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. Bagi lansia yang mayoritas tidak memiliki keluarga itu, Lebaran tidak ada bedanya dengan hari biasa, Selasa (8/4).

Salah satu pengurus UPT PSTW, Wiyadi mengatakan, selama Lebaran kegiatan penerima manfaat atau penghuni panti tidak jauh seperti hari biasa. Mereka diajak berkegiatan positif dengan membuat kerajinan dan bermusik. “Tidak jauh beda, nyanyi-nyanyi bersama di aula,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Setelah saling bermaaf-maafan, puluhan lansia yang tak jarang sudah pikun itu diajak berkegiatan normal. Mayoritas, mereka ikut berkumpul di aula untuk bernyanyi bersama. “Kita juga menyewa pemain orgent untuk mengiringi lagu. Biar mereka senang sehingga tidak sampai stress di sini,” tandasnya.

Bagi lansia yang mau menyalurkan tenaganya untuk membuat kerajinan, juga disediakan alat tenun dalam membuat keset. “Jadwalnya tidak menentu, sesuai mood lansia, kami tidak memaksa. Jadi kalau ada yang mau membuat ya kami persilakan, nanti kami siapkan,” katanya.

Wiyadi mengaku punya banyak cerita lucu bersama petugas lainnya selama mengurus para lansia ini. Terlebih mereka yang bertugas menyiapkan seluruh kebutuhan dan keperluan lansia, mulai dari sarapan hingga persiapan sabun untuk mandi dan memandikan lansia. “Harus sabar, karena ada beberapa yang emosinya tidak stabil, kerap marah-marah,” katanya.

Menurut Wiyadi, tugas yang diemban pengurus berbeda-beda, mulai dari juru masak, mencuci pakaian, pembimbing pengasuh, dan tenaga medis. Namun, mereka memiliki tugas yang dilakukan secara bersamaan, yaitu mengepel lantai yang biasanya dimulai sekitar pukul 07.00. “Kalau tidak punya niatan amal di sini sangat berat. Tapi kalau ada dorongan sosial pasti kuat,” pungkasnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#aula #lansia #lebaran #Alat Tenun #kerajinan #pelayanan sosial #panti asuhan #pemain