Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Masa Arus Balik Libur Hari Raya Idul Fitri bersamaan dengan Nyepi, Tiket Pesawat Bandara Banyuwangi Habis Terjual

Zamrozi Wahyu • Rabu, 9 April 2025 | 15:29 WIB
ILUSTRASI warga antre di Bandara Banyuwangi beberapa waktu lalu. Kemenhub beri diskon tiket pesawat hingga 14 peserta mulai 22 Oktober 2025.
ILUSTRASI warga antre di Bandara Banyuwangi beberapa waktu lalu. Kemenhub beri diskon tiket pesawat hingga 14 peserta mulai 22 Oktober 2025.

RadarBanyuwangi.id - Libur Hari Raya Idul Fitri yang bersamaan dengan Nyepi sudah selesai. Para pemudik sudah banyak yang kembali ke tempat bekerja di luar kota, dengan naik pesawat dari Bandara Banyuwangi. Saking banyaknya pemudik yang balik, tiket pesawat arus balik ludes terjual hingga Minggu (20/4).

Puncak arus balik libur Lebaran terjadi pada Senin (7/4). Pada hari itu, penumpang yang pergi dari Bandara Banyuwangi berjumlah 367 orang. Sedangkan penumpang yang datang ada 265 orang. “Saat puncak arus balik itu pesawat yang beroperasi Citilink dan Super Air Jet. Kedua pesawat itu datang dan pergi membawa penumpang,” kata GM Bandara Banyuwangi, Johan Seno Acton.

Untuk Selasa (8/4), terang Johan, pesawat yang beroperasi melayani penerbangan Banyuwangi-Jakarta hanya pesawat Super Air Jet (SAJ). Pesawat dari Jakarta itu datang ke Banyuwangi membawa 79 penumpang. “Kalau kembali ke Jakarta penumpangnya full, ada 186 orang,” ungkapnya.

Untuk tiket pesawat, tambah Johan, dari Bandara Banyuwangi semuanya sudah habis sampai Minggu (20/4). Hanya saja, pada Jumat (17/4) ada tiket pesawat yang kosong untuk kelas bisnis, dan harganya jauh lebih mahal dari tiket biasanya. “Tiket pesawat keluar Banyuwangi sudah habis,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (8/4).

Untuk jumlah penumpang yang ke Banyuwangi, jelas dia, sejak masa angkutan Lebaran mulai H-10 sampai H+8, ada 7.334 penumpang. Jumlah itu menurun dibandingkan musim libur Lebaran tahun lalu yang mencapai 10.053 orang. “Jumlah penumpang turun 27 persen,” ungkapnya.

Untuk operasi pesawat terbang, tambah Johan, mengalami penurunan sebesar 35,7 persen dibanding tahun 2024. Di tahun lalu, pesawat yang beroperasi ada 109, sedangkan saat ini hanya 70 pesawat. “Penurunan penumpang karena jumlah pesawat yang beroperasi turun,” dalihnya.(cw3/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#bandara banyuwangi #nyepi #angkutan lebaran #lebaran #luar kota #hari raya idul fitri #Pemudik #penerbangan #jakarta #pesawat #penumpang #banyuwangi #tiket pesawat #arus balik #Operasi