Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Air di Situs Randu Telu di Ekowisata Mangrove Bedul Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo Banyuwangi Sudah Tidak Mujarab

Zamrozi Wahyu • Selasa, 8 April 2025 | 15:35 WIB
SEPI: Sumber air di Situs Randu Telu di lokasi Ekowisata Mangrove Bedul Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo dulu dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, tapi saat ini masyarakat jarang datang
SEPI: Sumber air di Situs Randu Telu di lokasi Ekowisata Mangrove Bedul Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo dulu dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, tapi saat ini masyarakat jarang datang

RadarBanyuwangi.id-Salah satu dayak tarik Ekowisata Mangrove Bedul di Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo hingga banyak didatangi wisatawan, itu adanya Situs Randu Telu. Di tempat yang dikeramatkan warga itu, ada mata air yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Tidak jarang wisatawan yang datang hanya ingin berobat dengan mengambil air di tempat wisata tengah hutan milik Balai Taman Nasional Alas Purwo itu.

Masyarakat percaya, jika mempunyai penyakit yang sulit disembuhkan, maka dengan mengambil air di mata air di Situs Randu Telu itu bisa sembuh. Tapi, saat ini yang datang sudah sepi, masyarakat lebih memilih untuk pergi ke rumah sakit untuk berobat. “Berobat di Randu Telu tergantung kepercayaan masing-masing, jika manteb ingin sembuh, kemungkinan bisa sembuh,” kata salah satu warga Dusun Bangkandel, Desa Sumberasri, Kecamatan Purwoharjo, Pahing, 62.

Menurut Pahing, tidak sedikit masyarakat yang datang ke tempat wisata itu hanya untuk mandi atau sekedar mengambil air dari Situs Randu Telu. Mereka ingin sembuh melalui air yang keluar terus menerus di dekat tiga pohon randu tersebut. “Dulu sampai antri jika ingin mandi,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut dia, masyarakat sudah mulai meninggalkan sumber air yang dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit itu. Mereka memilih pengobatan dari dokter jika ingin sembuh. “Masyarakat sudah modern, ingin sembuh dari penyakit ya disuntik pak dokter,” jelasnya.

Situs Randu Telu, tambah Pahing, merupakan daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke destinasi wisata hutan Mangrove. Jika sudah banyak yang tidak percaya, maka kemungkinan besar tempat wisata juga akan ikut sepi. “Sebelum puasa ada pembenahan di situs tersebut, tapi pengunjung tetap sepi,” ungkapnya.

Terkenalnya Situs Randu Telu, terang dia, berawal dari salah satu masyarakat sekitar ingin membuat sumur untuk tambahan fasilitas wisata. Saat ditinggal untuk istirahat, lubang calon sumur tersebut terus mengeluarkan air dan muncul sumber air. “Alat untuk menggali sumur masih tertinggal di dalam sumur, karena air terus keluar,” katanya seraya mengatakan airnya sangat jernih seperti air mineral yang dijual di toko.

Ditengah hebohnya ada mata air dadakan, ada warga yang sakit-sakitan dan bermimpi bisa sembuh jika mandi di Situs Randu Telu. Warga itu kemudian datang dan mandi di sumber air tersebut. “Setelah mandi kok sehat, kemudian viral karena banyak warga yang mencoba dan sembuh,” jelasnya.

Saat masih dipercaya bisa menyembuhkan berbagai penyakit, terang dia, air di Situs Randu laku dijual hingga ke luar Pulau Jawa. Masyarakat juga diuntungkan dengan berjualan air tersebut. “Dulu airnya dijual laku sampai ke Kalimantan,” katanya.(cw3/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#wistawan #sumber air #situs #pulau jawa #pengunjung #wisatawan #ekowisata #Destinasi Wisata #mangrov #tempat wisata #Bedul #pohon randu #banyuwangi