RADARBANYUWANGI.ID – Jajaran Unit Reskrim Polsek Sempu terus melakukan penyelidikan terkait kasus pembobolan rumah Wahyuni, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sempu.
Polisi bergerak melakukan penyisiran untuk mencari kamera CCTV yang mungkin merekam gerak-gerik pelaku.
Kanit Reskrim Polsek Sempu Aipda Insan Fadli mengatakan, selain bergerak dengan mencari rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), pihaknya juga sudah meminta keterangan dari korban.
”Korban sudah kami mintai keterangan, mungkin dari sana ada informasi terkait hal ini,” katanya.
Selain itu, anggota Reskrim juga telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti robekan amplop hingga jejak kaki pada kursi yang digunakan untuk memanjat ventilasi udara.
”BB sudah kami amankan dan kami ambil dokumentasinya,” kata dia.
Insan menuturkan, korban mengaku sempat ragu untuk membuat laporan polisi. Sebab, kerugian dalam pencurian itu tidak besar.
”Kami jelaskan, meskipun kerugiannya kecil, laporan tetap akan kami proses,” tegasnya.
Diberitakan kemarin, nahas menimpa Wahyuni, 45, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Sempu. Saat dia dan keluarga mudik ke Jember, rumahnya dibobol maling. Akibatnya, uang tunai senilai Rp 1 juta pun raib.
Ironisnya lagi, uang tersebut bukan milik pribadi Wahyuni, melainkan uang kas pengajian. Tidak hanya itu, maling itu juga mengembat uang angpao milik anak Wahyuni. (sas/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin