Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Polisi di Tegalsari Banyuwangi Ini Kena Prank Pembalap Liar, Dirazia Malah Kucing-kucingan

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 25 Maret 2025 | 18:35 WIB
Kapolsek Tegalsari AKP Achmad Rudy (Salis Ali/Radar Genteng)
Kapolsek Tegalsari AKP Achmad Rudy (Salis Ali/Radar Genteng)

RADAR BANYUWANGI – Anggota Polsek Tegalsari, Banyuwangi, harus kerja keras untuk bisa membasmi balap liar di wilayahnya.

Pasalnya, meski anggotanya sudah rutin melakukan patroli, tapi gerombolan remaja yang menggelar balapan motor dengan kendaraan tidak standar masih tetap ramai.

Kapolsek Tegalsari, AKP Achmad Rudy menjelaskan, patroli rutin tiap malam minggu yang digalakkan, masih belum mempan untuk membasmi aksi balap liar di Jalan Wiroguno, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari tersebut.

“Kami sering kucing-kucingan dengan mereka,” katanya kepada Jawa Pos Radar Genteng.

Saat polisi datang untuk patroli, kata Rudy, kawanan remaja terlihat hanya tongkrongan di warung-warung yang ada di pinggir jalan.

“Saat kami datang, kendaraan yang akan dipakai balapan disembunyikan, kadang di warung-warung, kadang di sawah,” ucapnya.

Selama ada anggota di Jalan Wiroguno itu, lanjut dia, tidak ada kawanan remaja yang balapan. Tapi setelah anggota pergi, balapan motor dimulai.

“Kami juga serba repot, satu sisi teman-teman UMKM yang ada di situ juga mencari rezeki dari anak-anak tersebut. Sehingga kami hanya bisa melakukan imbauan kepada mereka,” tandasnya.

Tidak hanya itu, agar aksi mereka tidak tersorot, setiap kali ada kecelakaan lalu lintas yang menimbulkan korban jiwa, para remaja sudah membuat kesepakatan untuk tidak melapor ke polisi.

Itu dilakukan agar aksi balap liar yang dilakukan tidak sampai terendus publik.

“Mereka urus sendiri, sebenarnya untuk kecelakaan masih banyak saja angkanya, hanya tidak tersorot, mereka tidak laporan,” ucapnya.

Karena itu, masih kata Kapolsek, setiap patroli dan berhasil mengamankan kendaraan protolan milik pembalap liar itu, Kapolsek menyampaikan memanggil orang tuanya.

Itu bertujuan orang tua bisa tahu langsung dampak anaknya tidak diawasi dengan baik.

“Kami beri pengarahan yang pasti, dan kami minta motor distandarkan lagi,” pungkasnya.(sas/abi)

Editor : Ali Sodiqin
#polisi #tegalsari #kena prank #pembalap liar #banyuwangi #Jalan Wiroguno #kucing-kucingan