Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Polisi Amankan 10 Motor Protolan,Temukan Remaja Putri Pakaian Seksi dan Botol Miras

Salis Ali Muhyidin • Senin, 24 Maret 2025 | 17:39 WIB
TONGKRONGAN: Polisi memeriksa remaja putri yang tongkrongan hingga tengah malam di jalan raya Wiroguno, Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari pada Minggu (23/3) dini hari.
TONGKRONGAN: Polisi memeriksa remaja putri yang tongkrongan hingga tengah malam di jalan raya Wiroguno, Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari pada Minggu (23/3) dini hari.

RadarBanyuwangi.id – Anggota Polsek Sempu membubarkan puluhan remaja yang asyik tongkrongan di atas motor tepi Jalan Wiroguno atau jalan Letter S di Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari, Minggu (23/3) dini hari.

Para remaja itu diduga akan menggelar balapan liar. Tapi gagal karena keburu polisi datang. Sejumlah motor yang ada di lokasi itu, banyak yang protolan. “Kami galakkan patroli skala besar, kami ingin menyelamatkan adik-adik ini agar tidak terjerumus,” kata Kapolsek Tegalsari, AKP Achmad Rudy pada Jawa Pos Radar Genteng.

Dalam operasi yang dilakukan ini, terang Kapolsek, sebanyak 10 motor milik para remaja yang kebanyakan dari luar daerah itu akhirnya diamankan. Motor itu hampir semua protolan dengan onderdil tidak standar. “Para remaja itu berasal dari berbagai daerah mulai Kecamatan Sempu, Songgon, hingga Glenmore, kita adakan patrol bersama anggota Koramil,” cetusnya.

Diantara motor para remaja itu, jelas dia, ada yang tidak dilengkapi dengan spion, dipasangi knalpot brong, dan tidak dipasangi plat nomor. Ada pula sepeda motor yang menggunakan ban kecil. Bahkan, dua motor tidak dilengkapi dengan surat-surat kendaraan. “Potensi kecelakaan sangat besar, juga menganggu warga,” ucapnya.

Selain mengamankan sejumlah kendaraan protolan itu, dalam patroli tersebut polisi juga mendapati sejumlah remaja putri dengan pakaian seksi yang ikut tongkrongan hingga larut malam. Dari tangan mereka, polisi menemukan beberapa botol minuman keras (miras). “Saat penggeledahan ada juga miras, mereka kami beri pembinaan dan kami pulangkan,” tandasnya.

Patroli skala besar selama Ramadan 2025 tersebut, lanjut dia, bentuk antisipasi kemunculan kendaraan truk atau pikap sound  system keliling yang melakukan sahur on the road dengan suara keras dan meresahkan warga. “Potensi adanya genk melakukan klitih juga ingin kami redam,” katanya.

Bagi para pemilik kendaraan yang tidak standar dan tidak dilengkapi dengan surat-surat itu, masih kata dia, harus merelakan kendaraannya menginap cukup lama di Polsek Tegalsari. Sepeda motor tersebut baru boleh diambil pada Senin (31/3) mendatang. “Sabtu (29/3) malam depan, biar tidak dipakai lagi, kita beri efek jera. Tapi kami pastikan pengambilannya gratis tidak ada biaya,” ungkapnya.

RUTINAN: Sejumlah motor protolan diamankan dari jalan raya Wiroguno, Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari pada Minggu (23/3) dini hari.
RUTINAN: Sejumlah motor protolan diamankan dari jalan raya Wiroguno, Dusun Balokan, Desa Dasri, Kecamatan Tegalsari pada Minggu (23/3) dini hari.

Selain itu, jelas dia, pemilik motor saat mengambil motornya harus mengganti onderdil yang standar. Semua orang tua remaja dan pemuda yang terlibat dalam balapan liar, juga akan dipanggil agar mengetahui perilaku anaknya. “Orang tua harus tahu keadaan anaknya diluar rumah,” cetusnya.

Kapolsek juga meminta pada orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya agar tidak keluar rumah melewati batas jam malam. Selain itu, juga tidak membiarkan anaknya mengubah spesifikasi kendaraan bermotor seperti menggunakan knalpot brong dan suku cadang yang tidak sesuai standar. “Orang tua harus mengetahui keadaan anaknya,” pungkasnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#polisi #botol miras #miras #kecelakaan #onderdil #kendaraan #motor #remaja #Operasi #polsek sempu