RADAR BANYUWANGI - Pencarian nenek Samik, 83, warga Dusun Lekap, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, yang hilang dari rumah akhirnya membuahkan hasil.
Nenek itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah aliran sungai bawah air terjun Lampung Lekab Bandung, Desa Kalibaru Manis pada Kamis (20/3) malam.
Koordinator Pos Basarnas Jember, Andi Irawan mengatakan, jenazah nenek Samik ditemukan tim Sar Gabungan sekitar pukul 17.00.
“Ditemukan berjarak sekitar 816 meter dari lokasi terakhir nenek tersebut dilihat warga di kebun kopi tak jauh dari rumahnya,” katanya.
Menurut Andi, nenek Samik ditemukan sudah dalam kondisi meninggal di aliran sungai kecil lereng hutan.
Lokasi penemuan itu berjarak sekitar satu kilometer dari lokasi ditemukannya pinang dan kerudung korban. “Kita melakukan pencarian juga menggunakan kamera drone,” ungkapnya.
Dengan ditemukannya jenazah nenek Samik, lanjut dia, operasi ditutup dan anggota dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Untuk korban langsung kita masukkan kantong jenazah dan dibawa ke rumah duka,” katanya.
Kanit Reskrim Polsek Kalibaru, Aiptu Eko Ari mengatakan, jenazah nenek Samik sampai di rumah duka sekitar pukul 18.30. IKkedatangan korban disambut isak tangis dari keluarga.
“Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi,” katanya.
Menurut Eko penemuan nenek Samik itu bermula dari informasi seorang warga yang tengah membenahi pipa air, Haryanto.
Warga itu mengaku melihat ada seseorang tertelungkup di aliran sungai. “Pencarian memang ke arah barat dari penemuan pinang tersebut,” katanya.
Dari informasi itu, terang Eko, petugas bergegas mendatangi lokasi. Benar saja, ternyata ada jenazah yang sudah membengkak. Saat dibalik, ternyata nenek Samik.
“Jenazah langsung dievakuasi, prosesnya lama karena naik turun sekitar satu jam,” ujarnya.
Eko menyebut, ada luka di wajah nenek Samik yang diduga akibat terlalu lama terendam di air sungai. Diduga, nenek nahas itu sudah meninggal sejak lima hari sebelum ditemukan.
“Dugaannya nenek ini mau minum, tapi jatuh. Mungkin sudah sekitar empat hari meninggalnya,” cetusnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, seorang nenek, Samik, 83, warga Dusun Lekap, Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru pergi dari rumah dan dinyatakan hilang sejak Sabtu (15/3) lalu.
Nenek yang diduga menderita demensia itu, kemungkinan besar tersesat di kebun kopi sekitar rumahnya.
Menghilangnya nenek Samik ini, oleh keluarga sudah dilaporkan ke Polsek Kalibaru. Berbagai upaya pencarian, sudah dilakukan tapi tetap tidak membuahkan hasil.
“Sudah dicari belum ketemu,” kata Kapolsek Kalibaru, AKP Achmad Junaedi kepada Jawa Pos Radar Genteng pada Senin (17/3). (sas/abi)
Editor : Ali Sodiqin