RadarBanyuwangi.id-SMAN 1 Purwoharjo layak menjadi sekolah terbaik di Kabupaten Banyuwangi. Sebanyak 85 siswa kelas XII, diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terbaik di Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP).
Jumlah siswa SMAN 1 Purwoharjo yang lolos ke PTN melalui jalur undangan itu, terbanyak di Kabupaten Banyuwangi dan berhasil mengungguli SMAN dan SMKN unggulan di Bumi Blambangan. “Alhamdulillah, para siswa banyak yang diterima di PTN melalui jalur SNBP,” terang Kepala SMAN 1 Purwoharjo, Akib Effendi.
Keberhasilan para siswanya masuk ke PTN itu, jelas, berkat kerja keras para siswa, dewan guru, komite sekolah, orang tua, dan dukungan penuh dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi. “Untuk tahun ini siswa yang masuk ke PTN jalur SNBP ada 85 siswa, ini tertinggi di antara SMAN dan SMKN di Banyuwangi,” katanya bangga.
Para siswa itu, jelas dia, diterima di ITS, Universitas Airlangga (Unair), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Brawijaya, UPN Jogjakarta, Unej, Poliwangi, dan lainnya. “Ini prestasi yang membanggakan,” terangnya.
Wakil Kepala SMAN 1 Purwoharjo bidang akademik, Norma Hidayah menambahkan, dengan lolosnya 85 siswa ke PTN melalui jalur SNBP menunjukkan prestasi anak didiknya terus meningkat. “Alhamdulillah, siswa SMAN 1 Purwoharjo yang masuk PTN jalur SNBP terus naik,” ujarnya.
Norma menyebut, pada 2024 lalu para siswa SMAN 1 Purwoharjo yang masuk ke PTN melalui jalur SNBP, itu ada 76 siswa, sedang di tahun 2023 ada 70 siswa. “Pada 2025 ini yang lolos ke PTN jalur SNBP ada 85 siswa, jumlah itu belum termasuk yang diterima jalur SNBT dan jalur lain, jadi terus naik,” ungkapnya.
Norma menyebut, para siswa di SMAN 1 Purwoharjo selama ini memang diproyeksikan untuk bisa masuk ke PTN ternama di Indonesia. Sekolah terus meningkatkan kualitas siswa, dengan mengadakan kegiatan akademik. “Prestasi akademik dan non akademik siswa SMAN 1 Purwoharjo juga tinggi,” cetusnya.
Bagi para siswa yang tidak ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi (PT), lanjut dia, sekolahnya juga membuka program double track dengan jurusan tata busana, tata boga, dan las. “Untuk program double track ini kerjasama dengan BPVP Banyuwangi, dan bersertifikat,” cetusnya.(abi)
Editor : Agus Baihaqi