RADAR GENTENG – Masa peralihan dari musim hujan ke musim panas atau pancaroba, membuat angin di tengah laut mulai stabil.
Para nelayan yang tinggal di pesisir Pantai Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, mulai banyak yang mencari ikan ke tengah laut, Selasa (11/3).
Pada bulan-bulan sebelumnya, nelayan banyak yang enggan berburu ikan ke tengah laut karena takut dengan cuaca ekstrem. Mereka memilih untuk libur demi keselamatannya.
“Saat ini cuaca sudah mulai bersahabat,” Kata salah satu nelayan, Sunari, 48, asal Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Selasa (11/3).
Untuk kapal selerek, tambah dia, saat ini sudah berani berlayar hingga di Laut Bali. Ketika kembali, banyak yang berhasil membawa ikan sekitar lima sampai tujuh ton ikan jenis lemuru.
“Kalau ke selatan, dari perairan Grajagan hingga Pancer,” bebernya.
Kalau perahu kecil, kata Sunari, mencari ikan di sekitar Pegunungan Sembulungan. Para nelayan perahu ini belum berani sampai tengah laut.
“Tadi (kemarin) sekali berangkat ada yang dapat 50 kilogram ikan lemuru,” terangnya.
Cuaca ekstrem, lanjut dia, terjadi di musim angin barat. Saat itu, nelayan harus berpikur dua kali bila ingin bekerja melaut.
“Angin barat itu ombak dan anginnya besar, itu sangat ditakuti oleh para nelayan,” katanya.
Nelayan lainnya, Tohari, 53, mengatakan sebulan lalu para nelayan yang akan melaut harus menunggu cuaca membaik dahulu.
Sebagai nelayan kecil, ia harus mengutamakan keselamatan daripada nekat pergi bekerja.
“Alhamdulillah, saat ini cuaca mulai bersahabat, saya sudah tidak takut dengan angin,” katanya.(cw3/abi)
Editor : Ali Sodiqin