Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mendung Tebal Selimuti Langit Alas Purwo Banyuwangi, Tim Rukyatul Hilal di Pantai Pancur Gagal Melihat Bulan

Redaksi • Sabtu, 1 Maret 2025 | 06:00 WIB
Tim rukyatul hilal yang dipimpin Kemenag Banyuwangi gagal melihat bulan di Pantai Pancur Alas Purwo karena tertutup mendung, Jumat sore (28/2).
Tim rukyatul hilal yang dipimpin Kemenag Banyuwangi gagal melihat bulan di Pantai Pancur Alas Purwo karena tertutup mendung, Jumat sore (28/2).

RADAR BANYUWANGI – Kegiatan rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan digelar Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi bersama sejumlah organisasi keagamaan di Pantai Pancur, kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TN AP), Desa Kalipait, Kecamatan Tegaldlimo, Jumat sore (28/2).

Namun, tim gagal melihat bulan karena mendung tebal mengiringi langit di kawasan Alas Purwo sore itu.

Saat tim rukyatul hilal meneropong di pinggir pantai yang lokasinya pas untuk melihat munculnya bulan, ternyata tertutup oleh mendung.

”Tim rukyatul hilal tidak bisa melihat hilal karena mendung. Untuk penentuan awal Ramadan kita menunggu hasil sidang isbat dari pemerintah pusat,” kata Kepala Kemenag Banyuwangi Dr H Choironi Hidayat SAg MM.

Dalam rukyatul hilal di Pantai Pancur ini, Kemenag Banyuwangi juga mengajak sejumlah organisasi keagamaan seperti PCNU Banyuwangi, PD Muhammadiyah, LDII Banyuwangi, dan Al Irsyad Banyuwangi.

”Hukum rukyatul hilal ini fardu kifayah. Jika suatu daerah sudah ada yang melakukan, maka kewajiban sudah gugur. Meski (hilal) tidak terlihat, kita sudah melaksanakan kewajiban,” kata salah satu kiai sepuh yang juga pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Huda Tegaldlimo, KH Suyuti Toha.

Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Banyuwangi H Gufron Mustofa mengatakan, persiapan untuk pemantauan hilal dari Pantai Pancur, TN AP sudah dimulai sekitar pukul 16.30.

Spot melihat hilal menggunakan teropong berada di Pantai Pancur, Dusun Kutorejo, Desa Kalipait,  Kecamatan Tegaldlimo.

”Rukyatul hilal ini dilaksanakan oleh tim Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kemenag Banyuwangi,” terang Gufron yang juga tim BHR dan kepala KUA Kecamatan Gambiran ini.

Selain tim dari Lembaga Falakiyah NU dan tim BHR Kemenag Banyuwangi, imbuh Gufron, rukyatul hilal ini juga diikuti Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Banyuwangi yang membawa peralatan yang lengkap.

”Juga ada perwakilan dari Kemenag Jatim, mahasiswa, santri, dan tokoh agama yang menjadi saksi,” katanya.

Untuk kegiatan yang rutin digelar setiap awal Ramadan dan awal Syawal itu, sejumlah peralatan yang digunakan petugas pemantau meliputi teropong manual, teropong computerized, mizwala, kamera, dan total station.

 ”Teropong station ini digunakan untuk menentukan arah matahari, biasanya digunakan dalam dunia arsitek,” ungkap Gufron.

Alat mizwala digunakan untuk mengetahui arah bayangan matahari.

Ada dua sumbu dari benang pada alat itu yang berfungsi mendeteksi arah bayangan matahari dan satu benang lainnya mendeteksi arah hilal. ”Arah tersebut diarahkan ke barat,” imbuh Gufron.

Selain itu, ada dua teropong manual dan computerized yang digunakan petugas untuk melihat langsung hilal.

Menurut Gufron, ada empat peralatan yang dipersiapkan dalam rukyatul hilal atau pemantauan hilal.

”Total ada empat peralatan yang ditata pada persiapan kali ini. Ditambah satu buah kamera digital,” jelasnya.

Gufron menambahkan, selain tertutup mendung, hilal yang diamati di Pantai Pancur titik elongasi berada di bawah 6,4 derajat.

Akan tetapi elongasi yang bisa dilihat di Pantai Pancur masih sekitar 5 derajat. ”Hilal pada saat ini diperkirakan ketinggiannya lebih dari tiga derajat,” katanya.

Wilayah dengan titik elongasi di Indonesia untuk rukyatul hilal yang bisa dilihat dengan jelas masih berada di wilayah Aceh.

Namun, hukum rukyatul hilal fardu kifayah sehingga setiap daerah harus melakukannya.

”Meskipun titik elongasi yang ideal ada di Aceh, kami tetap melaksanakan rukyatul hilal yang sudah ditugaskan oleh Kemenag RI,” tandas Gufron. (cw3/abi/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#rukyatul hilal #kemenag banyuwangi #Pantai Pancur #mendung #awal ramadan #sidang isbat #alas purwo