RadarBanyuwangi.id – Kedai makanan Kedai Niar di pinggir Jalan Brawijaya, Dusun Krajan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar rusak berat setelah tertimpa pohon trembesi yang ambruk saat turun hujan disertai angin kencang pada Minggu (23/2) sekitar pukul 12.30.
Saat pohon trembesi itu ambruk, arus lalu lintas di jalan raya Pusat Kota Muncar itu sempat macet. Sebab, pohon trembesi berukuran besar itu ambruk dengan melintang ke badan jalan. Tidak ada korban jiwa, tapi pemilik kedai mengaku mengalkami kerugian sekitar Rp 5 juta. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, hanya rugi material,” kata pemilik Kedai Niar, Harvin Yuniar asal Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar.
Salah satu pegawai kedai Niar, Amel menyampaikan kedai yang dijaga rusak berat karena tertimpa pohon trembesi saat turun hujan deras disertai angin kencang. Saat itu, ia berada di dalam kedai untuk kemas-kemas karena akan istirahat. “Tiba-tiba ada suara seperti ledakan yang keras dari luar, saya kira ban kendaraan yang melestus,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Genteng, kemarin (24/2).
Saat di cek keluar, lanjut Amel, tidak ada kendaraan yang berhenti. Ia melihat pohon trembesi di depan kedainya sudah condong mengarah ke tempatnya bekerja. “Kemungkinan suara ledakan itu berasal dari ranting pohon yang mengenai kabel listrik,” terangnya.
Melihat pohon trembesi hampir roboh, Amel mengaku panik dan mencari tempat aman. Tidak lama, pohon itu roboh menimpa kedainya. “Sudah melihat akan roboh, saya langsung mencari tempat aman,” katanya.
Setelah kejadian tersebut, lanjut Amel, petugas BPBD, PLN, Polisi, anggota TNI, dan warga sekitar datang untuk membatu mengevakuasi. “Evakuasi itu selesai sekitar pukul 16.00, jalan yang sempat macet total lancar lagi,” terangnya.(cw3/abi)
Editor : Agus Baihaqi