RadarBanyuwangi.id – Diduga korsleting arus listrik, rumah lantai dua milik Haryono, 63, di Dusun Balak Kidul, Desa Balak, Kecamatan Songgon, Situbondo, terbakar pada Kamis (13/2) sore.
Tidak ada korban jiwa, tapi Imriyah, 52, istri Haryono harus menjalani perawatan karena syok.
Kebakaran yang menghanguskan sebagian bangunan rumah mewah itu, menimbulkan kerugian materiil sekitar Rp 50 juta lebih.
“Kerugiannya lumayan besar, karena sejumlah perabotan di lantai dua hangus,” kata Koordinator Damkarmat Sektor Genteng, Sutikno.
Istri Haryono, Imriyah syok melihat api yang membakar rumahnya. Oleh warga, dibantu dengan dilarikan ke Puskesmas Songgon untuk perawatan.
“Istri korban syok, perlu mendapat bantuan oksigen,” tandasnya.
Menurut Sutikno, kebakaran tersebut bermula saat pemilik rumah yang sedang beristirahat, melihat ada kepulan asap di atap rumahnya.
“Saat dilihat, ternyata ada kepulan api, apinya juga sudah mulai menyebar,” katanya kepada Jawa Pos Radar Genteng.
Mendapat laporan ada kebakaran, jelas dia, Damkarmat Sektor Genteng bersama dua unit mobil Damkarmat dari Srono dan Banyuwangi, langsung meluncur ke lokasi kejadian.
“Saat sampai warga sudah mulai memadamkan api menggunakan alat-alat seadanya,” tuturnya seraya menyebut proses pemadaman selesai satu jam kemudian.
Kapolsek Songgon, AKP Maskur menyampaikan sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Baca Juga: Lupa Matikan Rokok, Rumah Habis Terbakar, Semua Perabotan, Pakaian, dan Uang Rp 6 Juta Ludes
Menurutnya, lantai dua rumah milik korban yang terbakar itu masih dalam proses renovasi, dan mengalami kerusakan 80 persen. “Diduga karena korlseting listrik,” katanya.
Menurut Maskur, percikan api diduga menyambar kasur dan kardus berisi pakaian yang ada di rumah tersebut.
Tak ayal, api semakin cepat membesar dan menghanguskan bagian rumah. “Puing-puing rumah sudah dibersihkan,” pungkasnya. (sas/abi)
Editor : Ali Sodiqin