Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Evakuasi Pohon Tumbang dan Rumah Belum Tuntas

Redaksi • Kamis, 13 Februari 2025 | 15:23 WIB
ROBOH: Pohon sengon yang ambruk menimpa rumah milik Jalil di Dusun Talunrejo, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring belum dievakuasi hingga Selasa (11/2).
ROBOH: Pohon sengon yang ambruk menimpa rumah milik Jalil di Dusun Talunrejo, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring belum dievakuasi hingga Selasa (11/2).

RadarBanyuwangi.id – Tiga rumah warga di Dusun Talunrejo, RT 03, RW 02, Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, rusak terkena dampak pohon sengon berukuran besar yang roboh pada Minggu (9/2). Hingga Selasa (11/2), pohon itu belum dievakuasi dan rumah warga juga belum diperbaiki.

Ketiga rumah warga yang rusak itu milik Misero, 72; Nur Hamidah, 50, dan rumah milik Jalil, 64. Saat kejadian, tidak ada korban jiwa. “Total kerugian sekitar Rp 10 juta,” kata Kepala Desa Sembulung, Kecamatan Cluring, Suprayitno.

Menurut Supriyanto, akibat tertimpa pohon sengon itu rumah milik Misero mengalami rusak agak parah pada bagian teras, sedang rumah milik Nur Hamidah mengalami kerusakan pada atap dapur dan tembok bagian belakang. “Kalau rumahnya Mbah Jalil rusak dibagian depan dan pagar rumah,” terangnya.

Supriyanto mengaku telah mengecek semua yang menjadi korban dalam bencana alam itu. Pemerintah desa juga telah memberi bantuan sembako pada korban. “Kita sudah membantu korban,” cetusnya.

Salah satu saksi dan korban saat pohon tumbang, Jalil mengatakan, saat bada angin kencang itu mengamankan pakaian yang sudah dicuci. Saat itu, di kampungnya turun hujan gerimis disertai angin kencang. “Karena dekat sawah, anginnya terasa lebih kencang,” katanya.

Belum sempat masuk rumah, Jalil mengaku mendengar suara “krek” yang cukup keras. Saat menoleh ke arah pohon sengon  di dekat rumahnya terlihat ambruk. “Untungnya saat pohon ambruk tidak mengenai sayam, itu sekitar pukul 10.30,” terangnya.

Setelah itu, kakek ini mengecek kondisi yang ada di sekitarnya. Ternyata, selain rumahnya rusak di bagian depan, rumah dua tetangganya milik Misero dan Nur Hamidah juga ikut tertimpa pohon. “Yang punya rumah aman semua,” jelasnya.

Korban lainnya, Misero mengatakan, saat itu bersama isteri dan cucunya di ruang tamu bagian tengah. Mendengar suara pohon tumbang yang menimpa terasnya, ia langsung mengecek lewat pintu samping. “Suaranya brak cukup keras, seperti gunung meletus,” katanya.

Tidak lama, lanjut dia, para tetangga langsung berdatangan untuk membantu dengan mengevakuasi pohon tersebut. Tapi, evakuasi belum selesai. “Proses pemotongan belum selesai semua,” terangnya.(cw3/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#pohon tumbang #korban #evakuasi #Bencana Alam #angin kencang #dievakuasi