RadarBanyuwangi.id – Rumah milik Jumhari, 65, di Dusun Kedasri, RT 03, RW 02, Desa Karangrejo, Kecamatan Blimbingsari hangus terbakar pada Rabu (12/2) sekitar pukul 00.30. Api yang membakar rumah bagian depan itu, diduga dari putung rokok.
Dalam kebakaran itu, api membakar habis rumah di bagian depan, juga perabotan seperti sofa, tempat tidur, almari, semua pakaian, surat berharga seperti surat tanah, dan surat-surat penting lainnya. “Uang Rp 6 juta yang ada di almari juga ikut terbakar,” kata Jumhari.
Api yang membakar rumah korban itu, juga melukai salah satu anaknya Sujiayanto, 33, yang saat kejadian berada di kamar rumah bagian depan. “Anak saya mengalami luka bakar di bagian kedua tangan dan kaki,” ujarnya seraya menyampaikan akibat kebakaran ini mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta lebih.
Menurut Jumhari, api yang membakar rumahnya ini diduga berasal dari putung rokok yang tidak dimatikan. Putranya Sujiayanto, membuang putung rokok di kamar. “Anak saya sudah biasa merokok di dalam kamar, lalu membuang putung rokok sembarangan,” terangnya.
Jumhari mengaku sekitar pukul 00.30, melihat ada kobaran api di ruang tamu rumahnya. Setelah dilihat, api itu diduga berasal dari kamar tempat anaknya tidur. “Apinya sudah membesar,” katanya.
Saat kejadian, Jumhari mengaku bersama istrinya tidur di rumah bagian belakang. Kebetulan, pada dini hari itu terbangun dan melihat api sudah membesar. “Saya dan istri bangun seluruh ruangan sudah terbakar,” jelasnya.
Korban bersama istrinya mencoba memadamkan api. Tapi, upayanya sia-sia karena api terus membesar. Para tetangga, tidak lama berdatangan dan membantu memadamkan api. “Anak saya di kamar teriak minta tolong, dan keluar lewat jendela kamar dengan dibantu warga, saya sempat lupa kalau anak saya masih di kamar,” bebernya.
Anak korban yang sempat terperangkap di dalam kamar itu, mengalami luka bakar agak serius di kedua tangannya. Oleh warga, dotolong dengan dilarikan ke RSNU Mangir, Kecamatan Rogojampi. “Ditolong warga dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Sejumlah warga yang berjibaku memadamkan api dengan peralatan sedanya, ternyata masih tidak membuahkan hasil. Kepala Dusun Kedrasi, Desa Karangrejo, Didik melaporkan kebakaran ke Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Damkarmat). Sekitar pukul 01.30, petugas Damkarmat datang. “Api bisa padam total sekitar pukul 03.30, menjelang waktu subuh,” bebernya.
Plt Camat Blimbigsari, Khoirul Anam membenarkan ada rumah warganya yang terbakar itu. Ia mengaku telah mendatangi rumah korban. “Saya bersama BPBD serta kepala desa sudah memberi bantuan sembako,” ujarnya.(cw3/abi)
Editor : Agus Baihaqi