GENTENG, Jawa Pos Radar Genteng– Ini peringatan bagi warga yang tengah menikmati liburan panjang sampai Rabu (29/1). Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas III Banyuwangi, mempredeksi akan ada angin kencang dan hujan lebat disertai petir di wilayah Kabupaten Banyuwangi.
Prakirawan BMKG banyuwangi, Gede Agus Purbawa mengatakan, Bumi Blambangan umumnya masih berpotensi didera hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Selain itu, juga disertai petir dan kencang. “Itu dari prakiraan kami pada momen long weekend di hari ini (kemarin) hingga Rabu (29/1),” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.
Menburut Gede, hujan itu dapat terjadi dengan waktu bervariasi secara spasial dan temporal pada siang, sore, dan malam hari. “Untuk jamnya, mayoritas terjadi pada pagi sampai siang hari. Tapi bisa saja malam masih turun hujan. Sebab seluruh wilayah Banyuwangi masih berada pada puncak musim hujan hingga Februari 2025,” katanya.
Pada long weekend kali ini, wilayah Jawa Timur, termasuk Banyuwangi tengah dilanda fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer Rossby yang mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan. “Ini yang mengakibatkan terjadinya hujan. Apalagi suhu muka laut di perairan sekitar Jawa Timur yang hangat juga mengakibatkan peningkatan suplai uap air yang menimbulkan pertumbuhan awan,” paparnya.
Gede meminta masyarakat tetap mewaspadai bencana hidrometerorologi selama puncak musim hujan ini. Terlebih bagi masyarakat yang bepergian menuju tempat wisata, waspada angin kencang yang bisa merobohkan pohon atau potensi jalan licin. “Yang sedang berkendara harap hati-hati jika jarak pandang berkurang karena hujan lebat,” katanya.
Menurut Gede, wilayah dengan topografi curam dan bergunung di wilayah Banyuwangi, juga berpotensi tanah longsor. “Imbauan kami waspada selama sepekan ke depan, setidaknya sampai Rabu (5/2),” cetusnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi