RadarBanyuwangi.id-RUMAH rusak akibat hujan deras disertai angin kencang, juga terjadi di Dusun Balak Lor, Desa Balak, Kecamatan Songgon. Di daerah ini, rumah milik pasangan lanjut usia (lansia) Yaiman, 65, dan Tukiyem, 60, rusak berat tertimpa pohon alpukat setinggi 15 meter, Minggu (19/1).
Akibat kejadian itu, Yaiman mengalami kerugian materil sekitar Rp 15 juta. Sebab, dapur rumahnya rusak parah karena tertimpa pohon alpukat berukuran besar yang ada di belakang rumahnya tersebut. “Kejadiannya sekitar pukul 17.00. Alhamdulillah, korban nihil,” kata Kapolsek Songgon, AKP Maskur.
Menurut Kapolsek, bencana alam itu terjadi saat daerah di rumah korban sekitar pukul 13.00, turun hujan lebat disertai angin yang kencang. Saat itu, Yaiman dan istrinya, Tukiyem, istirahat di rumahnya yang sangat sederhana tersebut. “Keduanya istirahat di ruang tamu,” ujarnya.
Saat keduanya sedang istirahat, jelas dia, tiba-tiba datang angin besar. Pohon tinggi di belakang rumahnya itu ambruk. Yaiman mengaku mendengar suara kayu patah dan langsung lari menyelamatkan diri. “Korban langsung lari, batang pohon menumpang di atap rumah,” tuturnya.
Karena waktu yang mendekati malam hari, terang Maskur, Yaiman dan keluarganya mengungsi di rumah milik saudaranya yang tidak jauh dari lokasi. “Pohonnya belum dievakuasi, korban khawatir pohon lainnya ambruk, terpaksa mengungsi,” tandasnya.
Kapolsek menyebut, pohon yang ambruk itu dievakuasi oleh petugas gabungan antara BPBD, Koramil, dan Polsek Songgon. Proses evakuasi pohon tersebut juga dibantu oleh warga. “Ada warga yang naik pohon untuk memotong bagian dahannya sedikit demi sedikit, kemudian pohon ditarik menggunakan tali,” cetusnya.
Warga lain, jelas dia, membantu menurunkan material genting dan kayu atap. Beberapa material yang masih layak, akan digunakan lagi saat perbaikan. “Warga masih terus membantu evakuasi puing-puing bangunan,” katanya seraya mengimbau warga untuk memangkas dahan pohon yang tinggi di sekitar rumahnya.
Kepala Dusun Balak, Mitra Gastoko mengatakan tengah mengupayakan untuk pencarian bantuan bagi salah satu warganya tersebut. “Tadi ada petugas BPBD juga, saat ini telah diasesmen datanya, kami usahakan untuk dapat bantuan,” terangnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi