Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kiai Muda Tuntut Pemekaran PCNU di Kabupaten Banyuwangi dengan Menjadi Dua Wilayah

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 17 Januari 2025 | 15:57 WIB
PERESMIAN: Gus Fatah didampingi Gus Afif dan kader NU dari sejumlah kecamatan memotong pita untuk sekretariatan PCNU Blambangan di Graha ZAS di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran Kamis (16/1).
PERESMIAN: Gus Fatah didampingi Gus Afif dan kader NU dari sejumlah kecamatan memotong pita untuk sekretariatan PCNU Blambangan di Graha ZAS di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran Kamis (16/1).

RadarBanyuwangi.id-Sejumlah kiai muda dan gus (sapaan putera kiai) meminta PBNU menyetujui pemekaran PCNU di Kabupaten Banyuwangi dengan menjadi dua, PCNU Banyuwangi yang ada di wilayah utara, dan PCNU Blambangan di bagian selatan.

Untuk mempersiapkan pendirian PCNU Blambangan, para kiai muda NU meresmikan kantornya di Graha Zainal Arifin Salam (ZAS) di Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. “Inisiasi pemekaran PCNU Blambangan ini wujud dari dinamika pemikiran kaum muda NU berdasakan kajian AD/ART,” kata juru bicara tim khusus pembentukan PCNU Blambangan, Kiai Fahrurrozi, Pengasuh Pondok Pesantren Al Abshor, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo.

Menurut kiai yang bisa disapa Gus Fahrur itu, selama ini NU di Kabupaten Banyuwangi telah berkembang dengan baik. Dari hasil kajian secara sosiologis dan geografis, NU Banyuwangi sudah layak dimekarkan menjadi dua PCNU. “Ini untuk optimalisasi pelayananan jamiyah kepada jamaahnya,” katanya.

Gus Fahrur mengaku, untuk pemekaran ini tim khusus yang diketuai Kiai Afif Jauhari, pengsuh Pondok Pesantren Bumi Istighfar Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo dengan anggota Kiai Fahrurrozi, Kiai Abdurrahman Al Jawwi, Agus Abdul Fattah Hasan, Nur Hadi, dan Subhan Bastomi, telah mengadakan pertemuan dengan sembilan MWC NU yang ada di daerah Banyuwangi Selatan. “Mereka mendukung pemekaran PCNU Blambangan, karena dianggap sebuah kebutuhan,” terangnya.

Selain meresmikan sekretariat PCNU Blambangan, mereka juga mengadakan peringatan 102 tahun NU dengan dihadiri para kader IPNU-IPPNU, anggota GP Ansor, Fatayat, Muslimat NU, dan sejumlah MWC NU. “Pemekaran PCNU ini bukan masalah, tapi solusi,” ungkapnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#wilayah #pesantren #blambangan #ippnu #mwcnu #kabupaten banyuwangi #pcnu #ipnu #kiai #pemekaran #fatayat #pbnu #muslimat nu #Geografis