Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi Kunjungi Rumah Korban Pengeroyokan

Redaksi • Rabu, 8 Januari 2025 | 15:20 WIB
SILATURRAHMI: Ketua Komisi 1 DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila bersama anggota, Kades Kedunggebang Abdul Rohman, Kapolsek Iptu Sadimun, dan Danramil Kapten Inf Gunoto berkunjung ke rumah NH.
SILATURRAHMI: Ketua Komisi 1 DPRD Banyuwangi Marifatul Kamila bersama anggota, Kades Kedunggebang Abdul Rohman, Kapolsek Iptu Sadimun, dan Danramil Kapten Inf Gunoto berkunjung ke rumah NH.

RadarBanyuwangi.id – Anggota Komisi 1 DPRD Banyuwangi berkunjung ke rumah MH. 15, korban pengeroyokan setelah pesta minuman keras (miras) di Dusun/Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo, Selasa (7/1) sekitar pukul 11.00.

Dalam kunjungannya itu, para wakil rakyat ini juga mendatangi rumah DH, 16, yang masih satu kampung dengan rumah korban. Di rumah DH ini, diduga  tempat pesta miras dan lokasi korban dikeroyok hingga akhirnya meninggal. “Kami berkunjung ke rumah korban untuk mendoakan NH bersama-sama,” ujar ketua Komisi 1 DPRD Banyuwangi, Marifatul Kamila.

Di rumah korban, anggota Komisi 1 DPRD Banyuwangi yang didampingi Kapolsek Iptu Sadimun, Danramil Tegaldlimo Kapten Inf Gunoto, dan Kepala Desa (Kades) Kedunggebang Abdur Rohman ini ditemui ayah NH, Subhan, 56. “Kita ke TKP pemukulan NH, tapi tidak ke TKP pembuangan jenazah di kebun buah naga,” kata politisi Partai Golkar itu.

Menurut perempuan yang biasa disapa Arifa itu, kasus yang menimpa NH itu sangat mengkhawatirkan. Aksi pengeroyokan yang yang berujung tewasnya anak dibawah umur. Apalagi, para pelajar SLTP itu sebelumnya pesta miras. “Saya heran, anak-anak dibawah umur sudah mengenal dan bahkan mengonsumsi minol (minuman beralkohol),” cetusnya.

Dengan datang langsung ke rumah NH, terang dia, seluruh anggota Komisi 1 dapat mendengar langsung kronologi kejadian pengeroyokan dan dan pembuangan jenazah NH dari Kapolsek Tegaldlimo, dan keluh kesah dari keluarga korban. “Kita turut mendoakan NH,” katanya.

Ayah korban, Subhan menyampaikan tidak terima anaknya disebut-sebut ikut pesta miras seperti yang pernah diberitakan di media. Ia yakin anaknya tidak ikut minum miras bersama pelaku saat di rumah DH, 16, di Dusun/Desa Kedunggebang. “Sakit sekali rasanya ketika membaca berita anak saya ikut minum miras,” ungkapnya.

Menurut Subhan, selama ini anaknya tidak pernah mengonsumsi barang-barang  terlarang itu. NH pernah tinggal di Pondok Pesantren Minhajut Thullab di Dusun Sidomulyo, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar. “Selepas boyong dari pondok, setiap pulang dari rumah temannya, saya cek keadaannya, anak saya (NH) tidak ada indikasi pernah minum minol, NH bukan anak yang macam-macam,” ujarnya.

Subhan berharap, nama anaknya di media yang katanya mengikuti pesta miras tersebut bisa dihilangkan. “Saya tahu betul bagaimana karakter anak saya itu, dia anak yang baik dan tidak pernah neko-neko,” katanya dengan suara terbata-bata.

Seperti diberitakan harian ini sebelumnya, pesta minuman keras (miras) berupa alkohol dicampur pil koplo yang digelar enam kawanan remaja di Dusun/Desa Kedunggebang, Kecamatan Tegaldlimo berakhir tragis. Satu remaja tewas setelah dikeroyok oleh tiga kawannya pada Sabtu (28/12) malam.

Korban yang meninggal dan mayatnya dibuang di kebun buah naga di Desa Kedunggebang itu berinisial NH, 15, asal Dusun/Desa Kedunggebang. Sedang lima temannya yang ikut dalam pesta miras itu DH, 15, dan AL, 15, keduanya asal Dusun/Desa Kedunggebang. Tiga lainnya, MA, 20, warga Desa Purwoagung, Kecamatan Tegaldlimo; RS, 16, asal Desa/Kecamatan Tegaldlimo, dan DA, 15, warga warga Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo. “Para remajua itu pesta miras,” kata Kapolsek Tegaldlimo, Iptu Sadimun.

Dari lima kawanan remaja itu, terang Kapolske, yang diduga terlibat dalam pengeroyokan hingga membuat korban meninggal tiga orang, yakni DH, RS, dan MA. “Semua pelaku sudah kita amankan,” terang Kapolsek (cw2/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#danramil #alkohol #SLTP #pelaku #barang-barang #korban pengeroyokan #miras #kapolsek #aksi #Pelajar #kabupaten banyuwangi #anak-anak #anggota dprd #politisi #sakit #tkp #golkar #remaja #minuman keras #Pesta Miras #jenazah #pil koplo #pesta