Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sungai Apur Siliragung Banyuwangi Meluap, Pepohonan Tumbang

Salis Ali Muhyidin • Senin, 23 Desember 2024 | 16:41 WIB
LUAPAN: Salah satu warga nekat menerabas genangan air yang muncul karena luapan Sungai Apur di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Siliragung Minggu (22/12).
LUAPAN: Salah satu warga nekat menerabas genangan air yang muncul karena luapan Sungai Apur di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Siliragung Minggu (22/12).

RadarBAnyuwangi.id-Hujan deras membuat pemukiman warga di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Siliragung terendam. Sungai Apur yang ada di kampong itu meluap hingga ke rumah warga setinggi betis orang dewasa. “Setiap hujan deras air sungai meluap dan masuk ke rumah,” terang Mukhtar, 51, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Siliragung.

Menurut Mukhtar, hujan deras di daerahnya terjadi sejak pukul 05.00. Pada pukul 10.00, Sungai Apur mulai meluber dan debit air terus naik hingga menggenangi kampungnya. “Hujannya merata, akhirnya debit air naik, sungainya meluber,” tandasnya.

Sambil menunjukkan Sungai Apur yang meluap, Mukhtar mengungkapkan banjir ini terjadi karena lebar dan kedalaman sungai yang melintas di dekat rumahnya tak cukup menampung air. Sungai itu punya lebar 4,5 meter dengan kedalaman 2,5 meter. “Air yang masuk ke sini bukan saja dari air hujan, tapi juga dari persawahan di beberapa desa, makanya kampung kami selalu kebanjiran,” tandasnya.

Warga lainnya, Abdul Rohman, 54, mengatakan banjir yang terjadi karena luapan air sungai itu berdampak pada 50 kepala keluarga (KK). “Timur rumah saya ini nyaris semuanya terendam air. Air masuk ke rumah setinggi betis orang dewasa,” katanya seraya bersih-bersih lumpur di rumahnya.

Saat turun hujan deras seperti ini, jelas dia, warga harus standby. Bila air sudah mulai masuk ke rumah, harus segera mengamankan barang elektronik dan perabotan di rumahnya. “Yang tahun lalu banjir datang saat malam, lebih parah dari ini, sampai masuk lewat jendela,” tandasnya.

Hujan deras yang disertai angin kencang, tidak hanya menyebabkan banjir. Tapi, juga banyak pepohonan yang tumbang. Itu seperti di Dusun Tembakor dan Dusun Mulyoasri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran. “Hujannya deras dan angin sangat kencang,” terang M Ali Muzadi, 21, warga Dusun Tembakor, Desa Sumbermulyo.

Hujan deras yang mulai turun sejak pagi, jelas dia, menyebabkan kampungnya banjir. Selain itu, pulai pukul 10.00, banyak pohon kelapa, pohon pisang, dan pohon jenis lainnya banyak yang tumbang. “Pohon ada yang tumbang ke jalan raya, di kampong saya pohon pisang banyak yang ambruk,” cetusnya.

Agen informasi BPBD Jatim, Ismanto mengatakan sedang melakukan asesmen terhadap bencana yang terjadi di Banyuwangi. “Kejadian serupa tidak hanya di Siliragung, tapi banyak daerah lain, saat ini BPBD masih asesmen untuk mengetahui apa saja dampak bencana tersebut,” cetusnya.(sas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#sungai meluap #meluber #banjir #Air #pohon tumbang #BPBD Jawa Timur #Sungai #warga #banyuwangi #hujan deras #angin kencang #pemukiman