Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

SMAN 1 Cluring, Buka Koin Peduli Sahabat, Uji Hasil Study Kampus

Redaksi • Kamis, 28 November 2024 | 16:03 WIB
MEMASUKKAN: Kacabdispendik Jatim wilayah Banyuwangi Ahmad Jaenuri didampingi Kepala Smaring Imam Nur Samsudin melihat tempat untuk koin peduli sahabat pada Selasa (26/11).
MEMASUKKAN: Kacabdispendik Jatim wilayah Banyuwangi Ahmad Jaenuri didampingi Kepala Smaring Imam Nur Samsudin melihat tempat untuk koin peduli sahabat pada Selasa (26/11).

RadarBanyuwangi.id - SMAN 1 Cluring (Smaring) menggelar Seminar Karya Tulis Ilmiah (KTI) study kampus ke Jogjakarta dan study lokal di sekolahnya, Selasa (26/11). Acara itu puncak outing class. Acara itu disaksikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdispendik) Jawa Timur wilayah Banyuwangi, Ahmad Jaenuri.

Kepala Smaring, Imam Nur Samsudin mengatakan, seminar ini hasil riset melalui study kampus di beberapa kampus di Jogjakarta dan study di beberapa tempat yang ada di Banyuwangi. “Ini puncak outing class,” ujarnya.

Para siswa yang mengikuti study kampus ini, jelas dia, hanya kelas XI. Mereka mengunjungi kampus di Jogjakarta seperti UGM, UNY, Akademi Angkatan Udara (AAU), dan beberapa tempat menarik seperti obyek sejarah dan keilmuan. “Di Banyuwangi ada dua tempat, situs Blambangan Umpak Songo dan Kampung Osing Kemiren (Kecamatan Glagah),” katanya.

Dalam study kampus itu, jelas dia, para siswa mencari data dari lapangan. Hasilnya, dituangkan dalam bentuk KTI. “Anak-anak dibimbing oleh guru dan diseminarkan ini dihadapan panelis,” terangnya.

Kacabdispendik Jatim wilayah Banyuwangi, Ahmad Jaenuri, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Smaring. Seminar ini bertujuan meningkatkan dan mengembangkan nalar dan berpikir kritis siswa. “Saya apresiasi, luar biasa seminar ini,” pujinya.

Jaenuri melihat bakat dan minat anak betul-betul terekspos dengan baik. Ini program yang inovatif bagi sekolah dan keluarga dalam mengetahui potensi anak. “Ini membuat para siswa mengenal lebih dalam bagaimana tugas-tugas di perguruan tinggi,” pungkasnya.

BERSAMA-SAMA: Kacabdispendik Jatim wilayah Banyuwangi Ahmad Jaenuri saat membuka seminar KTI disaksikan Kepala Smaring Imam Nur Samsudin dan Wakasek Mukit, komite sekolah, dan para siswa.
BERSAMA-SAMA: Kacabdispendik Jatim wilayah Banyuwangi Ahmad Jaenuri saat membuka seminar KTI disaksikan Kepala Smaring Imam Nur Samsudin dan Wakasek Mukit, komite sekolah, dan para siswa.

Orientasi acara ini, lanjut dia, mendekatkan sekolah dengan perguruan tinggi. Menyiapkan siswa Smaring mengenal dan akrab dengan tugas penelitian saat memasuki di bangku kuliah mendatang. “Endingnya meningkatkan siswa yang akan lolos pada jalur SNBP,” cetusnya.

Jaenuri juga memuji aneka kreatifitas yang dilakukan Smaring, mulai penataan sekolah dan model literasi dari pembiasaan, pembudayaan, dan pengembangan. “Ini luar biasa, model literasi nasional, yang diharapkan bapak kepala dinas pendidikan Jatim seperti ini,” pujinya.

Kelebihan dari Smaring ini, lanjut dia, program Koin Peduli Sahabat. Dalam program ini, ada tiga bentuk bantuan yang akan dilakukan, yakni bantuan buku, sepatu, dan tas. “Ada tiga kotak yang disediakan, tinggal milih mau bantu yang mana. Program ini belum ada di Banyuwangi,” katanya.(cw2/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#uny #Study #PEDULI #sejarah #siswa #jogjakarta #lapangan latihan timnas indonesia belum dipesan #kampus #jatim #Karya Tulis Ilmiah #Seminar #Kacabdisdik #Literasi #dinas pendidikan #program #sekolah #Inovatif #AAU #jawa timur #lokal #ugm #sahabat #banyuwangi #sman 1 cluring #koin #potensi #akademik