Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penyewaan Kostum Karnaval Agustusan di Banyuwangi Panen Cuan, Raup Jutaan Rupiah Saat Perayaan Kemerdekaan RI

Gareta Yoga Eka Wardani • Kamis, 22 Agustus 2024 | 16:25 WIB

LADANG CUAN: Anis Ratna Wulandari menghias kostum untuk karnaval Agustusan di Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu Rabu (21/8).
LADANG CUAN: Anis Ratna Wulandari menghias kostum untuk karnaval Agustusan di Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu Rabu (21/8).
Radarbanyuwangi.id - Penyewaan kostum karnaval di Dusun Nganjukan, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu laris manis selama bulan Agustus. Membuat kostum buatan lokal bertema pertanian, menjadi primadona di daerah itu.

Salah satu pemilik penyewaan kostum karnaval, Anis Ratna Wulandari, 36, mengaku kostum yang disewakan itu dibuat sendiri dengan bantuan pegawai menggunakan kain perca. “Pembuatan kostum dilakukan sendiri, ini untuk memastikan kualitas dan kesesuaian tema,” katanya.

Dari catatan pesanan yang sudah mendaftar, terang dia, puncak penyewaan kostum terjadi pada Kamis (22/8), dan itu menarik minat dari berbagai wilayah, baik kecamatan sekitar maupun daerah lain.

Meskipun banyak pesanan datang secara dadakan, permintaan tetap tinggi dan stabil. “Kami menerima pesanan dari berbagai kecamatan di luar sini,” ujarnya.

Untuk pembuatan kostum itu modalnya berkisar antara Rp 50 ribu hingga Rp 200 ribu. Sedangkan biaya sewa mulai Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu. Dengan harga sewa tersebut, rata-rata pendapatan dari penyewaan kostum bisa mencapai sekitar Rp 2 juta per hari. “Harga sewanya sesuai dengan kualitas dan desain kostum yang ditawarkan,” ungkapnya.

Anis mengungkapkan, penyewaan kostum ini telah dimulai sejak sebelum Covid-19. Tapi selama masa pandemi, usaha ini sempat vakum dan baru aktif lagi setahun lalu. “Kami sangat bersyukur bisa kembali beroperasi,” ujar Anis.

Kostum yang disewakan itu, terang dia, dipilih karena tema pertanian memberikan sentuhan unik dan berbeda. Pembuatan kostum dengan kain perca karena kualitas dan ketersediaan bahan yang baik. “Tema pertanian sangat relevan dan menarik untuk acara Agustusan tahun ini,” jelasnya.

Selama Agustus ini, permintaan penyewaan kostum cenderung meningkat dibandingkan bulan lainnya. Hal ini karena banyaknya acara dan perayaan yang memerlukan kostum bertema. “Agustus memang bulan yang paling ramai untuk bisnis kostum karnaval,” katanya.

Kepopuleran kostum-kostum ini, masih kata dia, juga dipengaruhi oleh tren yang berkembang dan minat masyarakat yang semakin tinggi. Anis berharap tren positif ini akan terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya. “Kami berharap bisa terus memberikan yang terbaik bagi pelanggan,” tutupnya.(rei/abi)

 

Editor : Niklaas Andries
#panen cuan #kemerdekaan ri #agustusan #karnaval #perayaan #rupiah #banyuwangi #kostum