Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Waduh, Kebakaran Rumah di Genteng Kulon Banyuwangi Diduga Ada Unsur Kesengajaan: Begini Penjelasan Tetangga Dekat Korban  

Gareta Yoga Eka Wardani • Jumat, 12 Juli 2024 | 07:00 WIB
BERI PENJELASAN: Heri Murcahyono (baju putih) memberikan keterangan kepada anggota Polsek Genteng terkait kebakaran yang terjadi di rumahnya Kamis (11/7).
BERI PENJELASAN: Heri Murcahyono (baju putih) memberikan keterangan kepada anggota Polsek Genteng terkait kebakaran yang terjadi di rumahnya Kamis (11/7).

Radarbanyuwangi.id - Sementara itu, Heru Pranoto, 57, salah satu tetangga pemilik rumah yang terbakar Heni Murcahyono, 53, di Dusun Krajan, RT 7, RW 3, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, mengatakan Heni tengah mengalami depresi. Kebakaran itu diduga akibat ketidaksadaran Heni.

Heru menduga rumahnya yang terbakar itu, akibat korban yang bakar-bakar di rumah. Berdasarkan perilakunya selama ini, Heni sering membakar barang-barang yang berada di sekitarnya. “Mungkin dibakar sendiri, karena memang sering bakar-bakar,” ucapnya.

Heru menyebutkan, Heni sering membuat onar, dan bahkan pernah mencoba membakar orang tuanya sendiri. “Sering membuat masalah, baik di rumahnya sendiri maupun di luar rumah,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, kata Heru, Heni sering mengganggu warga dengan kelakuannya yang suka membuat onar. Seperti mengobrak-abrik barang dagangan milik tetangganya hingga marah-marah dan membawa senjata tajam. “Pernah membawa senjata tajam saat marah,” ucapnya.

Selain itu, masih kata dia, Heni kerap marah-marah, dan pernah mengobrak-abrik lapak dagangan tetangganya. Warga sekitar merasa resah dengan perilaku Heni yang tidak stabil. “Warga sekitar sebenarnya merasa tidak tenang, khawatir dengan perilakunya,” tambahnya.

Kebakaran rumahnya ini menambah panjang daftar masalah yang disebabkan oleh Heni di lingkungannya. Warga berharap ada tindakan lebih lanjut, untuk menangani perilaku Heni yang meresahkan. “Sering marah-marah kepada warga saat penyakitnya muncul. Kalau tidak, ya seperti orang biasa,” katanya.

Heni yang sehari-harinya hidup sendiri ini, memiliki riwayat buruk. Tetangganya itu sempat masuk dalam jeruji besi hingga dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Licin. “Sekitar tahun 2019 sudah pernah dibawa ke RSJ Licin,” tandasnya.(rei/abi)

 

Editor : Niklaas Andries
#Senjata Tajam #perilaku #depresi #bikin onar #banyuwangi #Puskesmas Licin #genteng #ODGJ #Wetang