Radarbanyuwangi.id– Seorang pemuda berinisial AD, 22, ditemukan meninggal dengan tubuh menggantung di salah satu gubuk yang ada di kolam lele belakang rumahnya di Dusun Krajan Kulon, RT 3, RW 1, Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Rabu (12/6).
Tidak ada luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Diduga kuat, korban sengaja bunuh diri, Polisi juga masih melakukan penyelidikan penyebab pemuda itu berbuat nekat seperti itu. “Diduga korban sengaja gantung diri,” terang Kapolsek Sempu, AKP Nanang Wardhana.
Menurut Kapolsek, dugaan gantung diri itu kali pertama diketahui sekitar pukul 07.00 oleh K, 48, yang juga ayah korban yang memang sedang mencarinya. “K ini beberapa kali menelpon korban, tapi tidak diangkat,” terangnya.
Dari keterangan ayah korban itu, jelas dia, sekitar pukul 06.30 mencari anaknya yang tidak bisa dihubungi itu. Dan akhirnya, ditemukan dengan tubuh menggantung di gubuk tempat peternakan ikan lele. “Lokasi kejadian itu di belakang rumahnya,” katanya.
Melihat anaknya menggantung dengan tali plastik menjerat lehernya dan pada blandar, K langsung menjeriyt sambil berteriak minta tolong warga. Teriakan itu, mengundang perhatian warga dan berdatangan ke lokasi ternak lele. “Orang tua korban minta tolong ke warga menurunkan tubuh korban ,” katanya.
Dari keterangan keluarga korban, jelas dia, korban berbuat nekat itu karena tekanan pikiran. Tapi sayang, orang tuanya tidak mau merinci tekanan pikiran yang dimaksud itu. “Katanya korban sedang banyak yang dipikirkan,” terangnya.
Nanang meminta anggotanya untuk mendalami kasus tersebut, dengan menghimpun sejumlah keterangan dari para saksi. “Sementara ini sedang dalam penyelidikan,” katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.(rei/abi)
Editor : Niklaas Andries