Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

‘Bertapa’ di Lereng Gunung Salak, DPO Pencurian Pompa Air di Desa Wonosobo Banyuwangi Akhirnya Diringkus: 3 Bulan Kejar-Kejaran dengan Polisi

Dedy Jumhardiyanto • Rabu, 12 Juni 2024 | 16:11 WIB

DPO DIAMANKAN: Karyono dan barang hasil kejahatannya berupa mesin pompa air diamankan di Mapolsek Srono Selasa (11/6)
DPO DIAMANKAN: Karyono dan barang hasil kejahatannya berupa mesin pompa air diamankan di Mapolsek Srono Selasa (11/6)
Radarbanyuwangi.id – Berakhir sudah pelarian Kariyono, 53, warga Dusun Sasakbomo, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. Setelah tiga bulan ditetapkan sebagai DPO dalam kasus pencurian, akhirnya berhasil ditangkap di tempat persembunyianya di gubuk milik saudaranya di lereng Gunung Salak, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Selasa (11/6).

Aksi pencurian yang dilakukan Karyono tiga bulan lalu itu, tidak sendirian. Saat mencuri mesin pompa air di persawahan Desa Wonosobo, Kecamatan Srono bersama temannya Sodikin, 56, warga Dusun Sasakbomo, Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi. “Saat kejadian Sodikin tertangkap, sedang Karyono kabur,” terang Kapolsek Kapolsek Srono, AKP Hendry Christianto.

Lokasi persembunyian pelaku ini berhasil diendus polisi pada Jumat (7/6). Anggotanya yang sedang melaksanakan operasi Sikat Semeru 2024, mendapat informasi keberadaan DPO atas nama Kariyono. “Anggota melakukan penyelidikan,” terangnya.

Dari informasi yang diterima, lanjut dia, pelaku itu tinggal digubuk milik saudaranya di lahan babatan hutan produksi milik Perhutani Banyuwangi Selatan. Lokasi di lereng Gunung Salakan, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, itu dijadikan tempat cocok tanam warga.

DIAMANKAN: Setelah tiga bulan buron pelaku pencurian pompa air di Wonosobo akhirnya tertangkap
DIAMANKAN: Setelah tiga bulan buron pelaku pencurian pompa air di Wonosobo akhirnya tertangkap

“Selama tiga bulan ini pelaku pindah-pindah, itu untuk menghindari kejaran polisi,” jelas Kapolsek seraya menyebut setelah dinyatakan positif buruannya berada di lahan babatan langsung ditangkap.(ddy/abi)

Editor : Niklaas Andries
#Wonosobo #penyelidikan #Operasi Sikat Semeru 2024 #Pompa Air #pencurian #DPO #banyuwangi #Gunung Salak