RadarBanyuwangi.id - Fredyla Ayang Hertanto, 26, yang hilang di Sungai Kelisetail, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, akhirnya ditemukan pada Rabu (17/4) sekitar pukul 07.30.
Saat ditemukan, pemuda asal Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Purwoharjo itu sudah tidak bernyawa.
Korban yang hilang pada Senin (15/4) sekitar pukul 13.00 saat main di sungai bersama beberapa temannya, kali pertama ditemukan oleh salah seorang warga yang kebetulan pergi ke sungai.
“Saat itu kondisi mayat mengapung di sungai,” ungkap Koordinator Pos Basarnas Banyuwangi, Wahyu Setyabudi.
Jenazah korban itu, jelas dia, ditemukan berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi hilang, tepatnya di daerah Kedung Kandang, Desa Bulurejo.
Mendapat laporan ada penemuan mayat, anggota tim SAR yang sedang melakukan pencarian langsung meluncur ke lokasi.
“Saat ditemukan korban sudah meninggal, mayatnya kita bawa ke rumah orang tuanya,” jelasnya.
Wahyu menyebut, jarak lokasi penemuan jenazah dengan rumah orang tuanya hanya sekitar 600 meter.
Dengan penemuan korban ini, maka operasi pencarian tim SAR yang beranggotakan dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan resmi ditutup.
“Pencarian langsung kita hentikan,” cetusnya.
Kapolsek Purwoharjo, AKP Budi Hermawan membenarkan korban yang hilang karena hanyut di Sungai Kalisetail, telah ditemukan dengan kondisi sudah meninggal.
“Setelah ditemukan, jenazah dibawa ke rumahnya untuk di makamkan,” jelas Kapolsek.
Korban Fredyla Ayang Hertanto dilaporkan hilang sekitar pukul 13.00 pada Senin (16/4).
Saat itu, pemuda ini bersama temannya bermain di Sungai Kalisetail. Korban, yang merasa gerah, memutuskan untuk mandi di sungai dan diduga hanyut.
Keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Purwoharjo. Polisi dibantu warga kemudian melakukan penyisiran.
Polisi juga turut melakukan pemeriksaan kamera CCTV milik kafe dekat TKP, yang merekam aktivitas korban sebelum hilang.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, kepolisian, dan TNI berupaya melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mencari korban hingga tiga kilometer dari titik kejadian. Namun hingga Selasa (16/4) sore, upaya pencarian masih belum membuahkan hasil.
“Untuk penyebabnya murni hanyut,” tandas Kapolsek AKP Budi Hermawan.(ddy/abi)
Editor : Salis Ali Muhyidin