Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Injak Rem Keliru Pedal Gas, Dump Truk Muatan Pasir Sosor Rumah Warga Desa Kaligondo Banyuwangi

Gareta Wardani • Sabtu, 23 Maret 2024 | 16:46 WIB

RUSAK: Masruri dan Luluk melihat dinding rumahnya yang hancur karena ditabrak dump truk Jumat (22/3).
RUSAK: Masruri dan Luluk melihat dinding rumahnya yang hancur karena ditabrak dump truk Jumat (22/3).
Radarbanyuwangi.id – Dump truk bermuatan pasir yang disopiri Aziz Sugianto, 29, warga Dusun Jepit, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, menabrak rumah milik Masruri, 60, di Dusun Cangaan, RT 7, RW 1, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng pada Kamis (21/3).

Gara-gara diseruduk dump truk itu, rumah milik Masruri jebol hingga bolong. Saat kejadian, dump truk itu akan menurunkan pasir yang diambil dari Jember.

“Dump truk itu sebenarnya sudah biasa membawa pasir dari Jember,” kata Masruri pada Jawa Pos Radar Genteng.

Menurut Masruri, kecelakaan yang menimpa rumahnya itu bermula saat dump truk akan menurunkan pasir di depan rumahnya.

Saat itu, truk menghadap ke arah rumahnya. Ketika dump truk akan berhenti, ternyata malah melaju dengan kecepatan tinggi. “Mungkin mau ngerem, tapi malah pancat gas dan menabrak rumah,” ujarnya.

Untungnya, terang Masruri, kondisi jalan dari arah utara dan selatan cukup sepi.

Sebab posisi rumahnya berada di seberang jalan tempat truk itu akan menurunkan pasir di Toko Bangunan Bintang Jaya.

“Kalau jalan ramai bisa menabrak orang,” ungkapnya.

Masruri menyebut, akibat rumahnya ditabrak truk pasir itu mengalami kerugian material yang nilainya jutaan rupiah.

Selain dinding rumah yang rusak, sejumlah barang seperti lemari kaca, rak plastik, dan lainnya juga banyak yang rusak. “Yang rusak banyak ini, jutaan;ah,” katanya.

Masruri menyebut kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan.

Sopir dump truk juga telah berkomunikasi untuk menyelesaikannya.

“Intinya sudah selesai, pihak sana (Aziz) akan bertanggung jawab dengan memperbaiki kerusakan,” jelasnya.

Istrik Masruri, Luluk Khodijah, 50, mengaku saat kejadian sedang mengupas sayuran untuk buka puasa.

Tiba-tiba mendengar suara benturan yang keras. Saat berjalan menuju ke rumah bagian depan, ia terkejut ada truk masuk rumahnya.

“Gemetar tangan saya melihat dump truk itu sudah ada di dalam rumah,” cetusnya.

Melihat kondisi rumah yang sudah hancur, Luluk bingung dan segera meminta warga membantu mengevakuasi dump truk. Luluk juga bersyukur tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Biasanya ada keponakan saya yang tidur di ruangan tersebut, untungnya saat itu tidak ada di sana,” ucapnya bersyukur.(rei/abi)

Editor : Niklaas Andries
#sayuran #kecelakaan #pasir #dump truk #rupiah #jember #buka puasa