Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Inilah yang Dilakukan Pedagang Bakso di Banyuwangi Siasati Harga Daging Sapi yang Mahal, Sampai Mengubah Ukuran Segala Lho

Gareta Yoga Eka Wardani • Senin, 11 Maret 2024 | 18:20 WIB

SIAP NAIKKAN HARGA: Penjual bakso menata dagangannya sambil menunggu pembeli di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng Minggu (10/3).
SIAP NAIKKAN HARGA: Penjual bakso menata dagangannya sambil menunggu pembeli di Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng Minggu (10/3).
Radarbanyuwangi.id - Harga daging sapi yang naik, banyak dikeluhkan masyarakat dan pelaku usaha.

Para pedagang bakso kelimpungan karena bisa menganggu pendapatannya.

Salah satu pedagang bakso Nurul Anwar, 36, asal Dusun Wadungdolah, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, mengeluhkan harga daging sapi yang merangkak naik.

“Cukup pusing kalau harga daging sapi naik,” ujarnya.

Bapak dua anak ini mengaku kebingungan untuk mengatasi harga daging sapi yang naik.

Sebab, ia tidak bisa menaikkan harga bakso lagi karena pada akhir 2023, telah menaikkan harga bakso.

“Saya tidak bisa naikkan lagi harga bakso. Menjelang Natal tahun lalu saya sudah naikkan (harga),” dalihnya.

Nurul mengaku mematok harga bakso Rp 12 ribu per porsi. Harga itu telah naik dibanding sebelumnya yang hanya Rp 10 ribu per porsi.

“Masalahnya bukan hanya harga daging saja yang naik, tapi bumbu untuk membuat bakso harganya juga naik,” keluhnya.

Untuk mengatasi ancaman kebangkrutan, Nurul memilih memperkecil ukuran bakso yang dijual.

Dengan cara ini, meski harga bakso tidak dinaikkan tapi mampu menekan kerugian.

“Mau tidak mau saya harus memperkecil ukuran bakso. Alhandulillah pembeli memahami dan maklum,” ucapnya bersyukur.

Kenaikan harga daging diakui oleh petugas Pasar Induk Genteng 1, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Arif Kurniawan.

Berdasarkan hasil pemantauannya, saat ini harga daging mencapai Rp 120 ribu per kilogram.

“Kenaikan harga daging terjadi sejak Februari lalu,” katanya.

Kenaikan harga daging itu, jelas dia, disebabkan berbagai faktor. Salah satunya menjelang Ramadan dan stok daging yang kurang.

“Biasanya menjelang puasa harga semua kebutuhan pokok itu naik,” ucapnya.

Bagaimana harga daging di Pasar Genteng 2, Desa Genteng Kulon? Ternyata malah lebih mahal.

Di tempat ini, harga daging sapi mencapai Rp 125 ribu sampai Rp 130 ribu per kilogram.

“Naik sejak beberapa waktu lalu. Tidak hanya pembeli yang mengeluh, pedagang juga bingung karena mulai sepi (pembeli),” kata Nur Tanti, 37, penjual daging sapi di Pasar Genteng 2, Desa Genteng Kulon.(rei/abi)

Editor : Niklaas Andries
#kecamatan #Tahun Baru #Pasar Genteng 1 #bakso #harga daging sapi #desa #Natal #kerugian #ramadan #ukuran