Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemotor Tewas Seruduk Truk di Jembatan Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 30 November 2023 | 16:48 WIB
MENINGGAL DUNIA: Anggota Polsek Muncar mengevakuasi korban kecelakaan yang tewas di Jembatan Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar pada Selasa (28/11) malam.
MENINGGAL DUNIA: Anggota Polsek Muncar mengevakuasi korban kecelakaan yang tewas di Jembatan Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar pada Selasa (28/11) malam.

MUNCAR, Jawa Pos Radar Genteng – Ini menjadi peringatan bagi pengendara motor untuk berhati-hati saat melintas di Jembatan Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, terutama pada malam hari. Seorang pemotor tewas setelah tabrakan dengan truk pada Selasa (28/11) sekitar pukul 23.00.

Korban yang meninggal itu M Sofyan, 25, asal Dusun Cempokosari, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring. Saat kejadian, korban naik motor Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi AG 4010 RBL. “Korban meninggal di lokasi kejadian,” kata Kapolsek Muncar, AKP Ali Masduki melalui Pj Kanit Lantas Aiptu Nuryadi.

Menurut Nuryadi, korban yang menderita luka cukup parah di bagian kepala itu meninggal setelah tabrakan dengan truk Mitsubishi Canter warna kuning hitam dengan nomor polisi P 8109 UG yang disopiri Ahmad, 39, warga Kelurahan Sumbersari, Kabupaten Jember. “Saat kejadian di lokasi sepi dengan lampu penerangan minim,” katanya Rabu (29/11).

Menurut Nuryadi, kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 23.00, itu bermula saat truk yang disopiri Ahmad itu melaju dari arah Muncar dan akan menuju Tegaldlimo. Dari arah berlawanan, melaju motor Honda Beat yang dinaiki Sofyan. “Saat melewati jembatan, pemotor jalannya agak ke tengah dengan lampu sein yang menyala ke kanan. Kemungkinan akan menyebrang ke arah timur,” terangnya.

Saat bersamaan, jelas dia, sopir truk yang sedang melintas di jembatan itu juga mengambil jalur agak ke sisi tengah. Padahal, jembatan agak sempit. “Sopir truk sepertinya tidak tahu dari arah berlawanan adan pemotor, jadi jalannya agak ke tengah jembatan,” ujarnya.

Karena sama-sama berjalan di tengah jembatan, lanjut dia, pemotor kaget melihat ada truk dari depan dan langsung banting setir ke sisi kiri (barat) jalan. “Sopir truk juga melakukan hal yang sama, berusaha menghindar dengan membanting setir ke sisi timur jalan,” ujarnya.

Tapi naas, jelas dia, karena jaraknya yang sudah terlalu dekat, Usahanya menghindari truk gagal dan menabrak bagian samping kanan kepala truk. “Korban terpental dan jatuh dari motor di sisi barat jalan jembatan,” katanya.

Akibat tabrakan itu, terang Nuryadi, korban mengalami luka cukup parah pada bagian kepala dan meninggal di lokasi kejadian. “Jenazah korban oleh warga dibawa ke ke Rumah Sakit MMC Bakti Mulia, Muncar,” ujarnya.

Salah satu saksi mata, M Ali Wafa, 22, asal Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar yang melintas di lokasi sesaat setelah kecelakaan itu menyebut, penerangan di jembatan itu minim. Sehingga saat malam hari sangat gelap. “Kalau malam, jembatan itu gelap dan membahayakan pengendara yang melintas,” katanya.(gas/abi)

Editor : Agus Baihaqi
#jatuh #Setir #seruduk #jembatan #Truck #kepala #kecelakaan #tabrakan #Parah #pemotor #luka #Menghindari #menderita #korban #Berjalan #lokasi #tewas #rumah sakit #pengendara #motor #sempit #terpental #lampu penerangan #MMC #peringatan #kejadian