PESANGGARAN, Jawa Pos Radar Genteng – Seorang wisatawan mancanegara (wisman) asal Negeri Sakura, Jepang terseret ombak Pantai Pulau Merah, Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran pada Sabtu (25/11) pagi. Untungnya, turis berkelamin perempuan itu berhasil diselamatkan para lifeguard.
Sekretaris Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pulau Merah, Ali Mabrur, 40, menyampaikan, turis asal Jepang itu tidak diketahui identitasnya karena enggan didata. Kecelakaan laut bermula saat wisman ini berenang di pantai sekitar pukul 08.00. “Tidak surfing, hanya berenang di sekitar pantai,” katanya.
Saat berenang di pantai itu, jelas dia, tiba-tiba datang ombak besar. Wisman perempuan ini terseret arus hingga ke tengah laut. “Saat korban terseret arus, diketahui oleh sejumlah pemuda yang sedang surfing,” katanya.
Para sufer itu, lanjut dia, melaporkan ke lifeguard yang bertugas di Pantai Pulau Merah. Dari laporan itu, penjaga pantai ini langsung mencebur ke laut dan menolong wisman yang berumnur sekitar 25 tahun itu. “Langsung ditolong oleh lifeguard,” ujarnya.
Menurut Ali, turis asing yang kondisinya sadar itu selanjutnya dibawa ke pos lifeguard untuk ditenangkan dengan cara dibopong. “Korban hanya kaget dan sedikit kemasukan air,” ujarnya seraya menyebut korban diduga tidak menggunakan jasa tour guide.
Dari hasil pengamatan para petugas lapangan, lanjut Ali, wisman ini tidak mandi di lokasi yang membahayakan. Mandi di zona aman yang sebelumnya sudah ditentukan oleh petugas. “Kondisi ombaknya memang sedang besar, jadi pengunjung tidak disarankan mandi. Korban itu terseret karena ombaknya sedang besar,” pungkasnya.(sas/abi)
Editor : Agus Baihaqi